Belajar Digital Marketing,
Tanpa Pusing

Saya membantu student dan bisnis menggunakan AI untuk marketing.
Bekerja lebih fokus, lebih terukur, dan benar-benar menghasilkan.

Vito Atmo

Kenapa Banyak Orang Stuck di Digital Marketing?

Bukan karena kurang pintar. Tapi karena belajarnya loncat-loncat dan tidak punya kerangka berpikir.

Terlalu Banyak Pilihan

Tools, channel, dan tips datang silih berganti. Mana relevan dan mana yang bisa diabaikan.

Terlalu Banyak Data

Dashboard penuh angka, tapi tidak membantu mengambil keputusan.

Sibuk, Tapi Tidak Progres

Banyak aktivitas berjalan, hasilnya tidak bisa dirasakan.

Bagaimana Saya Membuat Marketing Lebih Jelas

Saya tidak mulai dari tools atau channel.
Saya mulai dari cara berpikir.

Marketing yang sehat selalu lewat tiga tahap:

01

WHY

Masalah apa yang ingin diselesaikan?
Kenapa ini penting untuk bisnismu?

02

HOW

Strategi apa yang masuk akal?
Channel apa relevan/belum perlu?

03

WHAT

Baru di sini kita bicara eksekusi, konten, dan AI.

Apa yang Akan Kamu Kerjakan di Sini

Menentukan Arah Sebelum Eksekusi

Agar setiap aktivitas marketing punya tujuan yang jelas.

Menggunakan AI untuk Pekerjaan Nyata

Bukan eksperimen kosong, tapi untuk riset, eksekusi, dan keputusan.

Menyusun Cara Kerja yang Konsisten

Supaya marketing tidak bergantung pada mood atau tren sesaat.

Pilih Fokus Belajarmu

Kamu tidak harus mulai dari Week 1. Pilih fokus yang paling relevan dengan kondisimu sekarang.
Setiap fokus dirancang utuh dan bisa diikuti secara mandiri.

Hasil dari Cara Berpikir yang Lebih Jelas

Marketing tidak lagi terasa ribet. Keputusan lebih tenang, dan hasil lebih bisa dipahami.

Siap Mulai Tanpa Pusing?

Kamu bisa mulai dari satu hari, satu minggu, atau mengikuti full program sebagai satu sistem utuh.
Tidak harus langsung besar. Yang penting masuk akal dan berkelanjutan.

Scroll to Top