Digital Marketing

Afiliasi (Affiliate Marketing)

Vito Atmo
Vito Atmo·3 September 2026·1 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Afiliasi (affiliate marketing) adalah model kerja sama di mana mitra promosi mendapat komisi dari setiap penjualan yang terjadi lewat tautan atau kode unik miliknya. Bisnis hanya membayar saat ada hasil terukur, bukan di muka seperti iklan biasa.

Apa itu Afiliasi?

Afiliasi adalah model pemasaran berbasis kinerja, mitra (affiliate) mempromosikan produk lewat tautan, kode kupon, atau konten, lalu mendapat komisi dari setiap transaksi yang berhasil dilacak ke tautan tersebut. Bedanya dengan referral program, afiliasi biasanya melibatkan pihak ketiga yang tidak harus jadi pelanggan lebih dulu, seperti content creator atau media niche, sementara referral program umumnya berasal dari pelanggan yang sudah memakai produk.

Jenis Model Komisi Afiliasi

ModelDasar KomisiCocok Untuk
Pay per salePersentase nilai transaksiE-commerce, produk fisik
Pay per leadJumlah lead tervalidasiLayanan finansial, SaaS
Pay per clickJumlah klik tautanKampanye awareness, jarang dipakai sendiri

Kombinasi pay per sale dengan bonus performa (tier komisi naik setelah target tertentu) umum dipakai program afiliasi di Indonesia, termasuk skema yang mirip dengan TikTok Shop Affiliate Funnel.

Kenapa Penting?

Program afiliasi memindahkan sebagian risiko akuisisi pelanggan ke mitra, karena bisnis hanya membayar saat ada hasil. Untuk bisnis kecil-menengah, ini jadi cara masuk akal untuk memperluas jangkauan tanpa menaikkan anggaran iklan bulanan secara tetap. Konten yang dibuat affiliate juga sering berupa UGC yang terasa lebih personal dibanding iklan formal brand.

Pertanyaan Umum

Apa beda afiliasi dan reseller?

Reseller membeli stok lebih dulu dan menjual kembali dengan margin sendiri, sementara affiliate tidak memegang stok dan hanya mendapat komisi dari transaksi yang berhasil dilacak lewat tautan.

Berapa komisi afiliasi yang wajar?

Umumnya 5-20% dari nilai transaksi untuk produk fisik, dan bisa lebih tinggi untuk produk digital atau layanan langganan karena biaya produksinya lebih rendah.

Bagikan