Digital Marketing

AEO Query Fanout Score

Vito Atmo
Vito Atmo·28 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: AEO Query Fanout Score mengukur berapa banyak sub-pertanyaan (fanout) yang dijawab konten Anda dalam satu sesi AI Search dibanding total sub-pertanyaan yang dilempar mesin. Skor sehat di atas 35 persen menandakan konten cukup luas untuk dijadikan jangkar oleh AI saat menyusun jawaban multi-aspek.

Apa itu AEO Query Fanout Score?

Saat pengguna mengetik pertanyaan ke AI Search, mesin tidak hanya mencari literal query. Mesin memecah pertanyaan menjadi 5 sampai 20 sub-query (fanout) untuk memperkaya jawaban. Konten yang mampu menjawab banyak sub-query sekaligus akan dikutip berulang dalam satu sesi. Metrik ini berkaitan erat dengan Prompt Fanout Budget yang menentukan berapa banyak sub-query bisa dilempar mesin per sesi.

Cara Menghitung

Rumus dasar: (sub_query_dijawab / total_sub_query_sesi) x 100%. Misal sesi AI Search melempar 12 sub-query untuk topik "audit SEO UMKM", dan konten Anda muncul sebagai kutipan untuk 5 sub-query, maka fanout score 41,7 persen.

SkorInterpretasi
Di bawah 20%Konten terlalu sempit, hanya menjawab 1 sudut pandang
20-35%Cukup, tetapi belum menjadi sumber utama
Di atas 35%Konten kanonikal untuk topik tersebut

Kenapa Penting?

Konten dengan fanout score tinggi punya peluang sitasi berulang dalam satu jawaban AI, yang meningkatkan visibilitas brand di mata pengguna. Lihat juga AEO Citation Reuse Rate untuk metrik turunannya. Praktik dari pengalaman Vito Atmo di proyek glosarium menunjukkan artikel pillar 3.500 sampai 4.500 karakter dengan struktur FAQ menjawab 4 sampai 7 sub-query per sesi. Detail metodologi query fanout tersedia di Google Search Central blog.

Pertanyaan Umum

Bagaimana cara mengukur fanout score?

Gunakan tool seperti Otterly, Profound, atau audit manual via session sampling di ChatGPT Search dan Google AI Mode. Tracking berbasis log referrer dari aiagent.search dan oai.com membantu memetakan sub-query yang relevan.

Apakah fanout score sama dengan keyword density?

Tidak. Keyword density mengukur kepadatan kata di teks. Fanout score mengukur cakupan semantik konten terhadap varian pertanyaan, bukan repetisi kata.

Bagikan