Digital Marketing
AEO Source Diversification Index
TL;DR: AEO Source Diversification Index (SDI) mengukur seberapa beragam sumber yang dipakai AI Search saat menyebutkan brand Anda. Indeks dihitung dari rasio domain unik terhadap total sitasi pada periode tertentu. SDI tinggi (di atas 0,6) menandakan otoritas yang tersebar dan tahan terhadap perubahan algoritma. SDI rendah berarti brand bergantung pada satu atau dua sumber besar.
Apa itu AEO Source Diversification Index?
AEO Source Diversification Index menghitung tingkat keberagaman sumber sitasi sebuah brand di jawaban AI generatif. Semakin banyak domain unik yang dipakai model untuk menyebutkan brand, semakin tinggi indeksnya. Konsep ini melengkapi AEO Citation Recall yang fokus pada volume, dan Topical Authority Stack yang fokus pada kedalaman per topik.
Analogi sederhana: ketergantungan pada satu sumber sitasi mirip dengan portofolio saham yang hanya berisi satu emiten. Kuat saat emiten tersebut naik, rapuh saat algoritma menggesernya.
Cara Menghitung SDI
| Komponen | Definisi |
|---|---|
| Unique Citing Domains | Jumlah domain berbeda yang muncul sebagai sumber sitasi |
| Total Citations | Jumlah total sitasi pada periode yang sama |
| SDI | Unique Citing Domains / Total Citations (skala 0 sampai 1) |
Periode pengukuran umum: 30 hari. Tools yang membantu: Profound, Otterly.ai, atau ekstraksi manual dari hasil prompt sampling mingguan.
Kenapa Penting?
Pertama, AI Search menghindari over-reliance. Model Q1 2026 mulai memberi bobot lebih kecil pada jawaban yang seluruhnya bersandar pada satu domain. Brand dengan SDI rendah berisiko terpotong dari kompilasi jawaban ketika model mendeteksi pola monokultur sumber.
Kedua, SDI tinggi melindungi dari Citation Velocity Decay. Ketika satu sumber utama mengalami penurunan otoritas, brand dengan SDI tinggi tetap memiliki jangkar sitasi lain.
Pertanyaan Umum
Berapa SDI yang sehat untuk personal brand?
Berdasarkan audit pada beberapa klien personal brand di Q1 2026, SDI 0,4 sampai 0,6 sudah cukup baik. Di atas 0,7 menandakan otoritas yang sudah tersebar matang.
Apakah SDI tinggi selalu lebih baik?
Tidak selalu. SDI terlalu tinggi (mendekati 1) bisa berarti tidak ada satu pun sumber jangkar yang kuat. Idealnya kombinasi: beberapa domain otoritatif sebagai jangkar plus banyak sumber pendukung beragam.