Digital Marketing

Assisted Conversion (Konversi Berbantuan)

Assisted conversion adalah konversi yang sebagian dipicu oleh channel non-final, sehingga channel tersebut tidak terlihat di laporan last-click meski berkontribusi nyata di funnel.

Vito Atmo
Vito Atmo·2 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Assisted conversion adalah konversi yang sebagian dipicu oleh channel non-final dalam customer journey, misalnya Instagram membawa awareness tapi user akhirnya konversi via Google Search. Tanpa membaca assisted conversion, marketer berisiko memotong budget channel yang sebenarnya menggerakkan funnel.

Apa itu Assisted Conversion?

Assisted conversion adalah konversi yang menerima kontribusi dari satu atau lebih channel atribusi selain channel terakhir sebelum pembelian. Dalam laporan Google Analytics 4, assisted conversion tampak sebagai "Path Length" lebih dari satu interaksi, dengan channel non-final dihitung sebagai pendukung.

Analoginya seperti pertandingan sepak bola. Last-click adalah pemain yang mencetak gol, sementara assisted conversion adalah umpan terobosan dan operan yang membangun peluang. Tanpa pengoper, penyerang tidak akan punya momen untuk mencetak gol.

Cara Kerja di Laporan Atribusi

ChannelFirst TouchAssistedLast Click
Instagram Ads1.000800200
Google Search Brand503001.500
Email Newsletter0600100
Direct00800

Dalam contoh tabel ini, Instagram Ads tampak lemah jika hanya dilihat dari last click (200 konversi), tapi assisted conversion menunjukkan kontribusi nyata (800 path). Memotong Instagram berdasar last click berisiko menghancurkan jalur akuisisi.

Kenapa Penting bagi Marketer Indonesia?

Marketer Indonesia yang menjalankan campaign multi-channel (Meta Ads, Google Ads, TikTok, email) sering keliru menghentikan channel discovery karena last click rendah. Padahal channel discovery seperti TikTok dan Instagram sering bertugas membangun awareness, bukan menutup transaksi. Memahami assisted conversion mencegah keputusan reaktif yang memotong budget di channel yang justru menggerakkan funnel.

Dalam praktik Vito Atmo bersama klien e-commerce parfum Nalesha, assisted conversion dari Instagram Ads tercatat 3 sampai 4 kali lipat dari last-click conversion-nya. Memindahkan budget ke Google Search saja akan menurunkan total transaksi 20-30% di bulan berikutnya.

Pertanyaan Umum

Apakah assisted conversion sama dengan view-through conversion?

Tidak. View-through conversion menghitung konversi dari user yang melihat iklan tapi tidak klik, sementara assisted conversion menghitung kontribusi channel non-final yang user-nya tetap berinteraksi (klik).

Berapa minimum path length untuk perlu dianalisis?

Path length 2 sudah relevan dianalisis. Untuk produk consideration tinggi seperti SaaS atau jasa konsultan, path length 5-10 interaksi normal terjadi.

Bagikan