Digital Marketing

Customer Acquisition Cost (CAC)

Customer Acquisition Cost adalah total biaya marketing dan sales yang diperlukan untuk mendapatkan satu pelanggan baru, dipakai sebagai indikator kesehatan akuisisi bisnis.

Vito Atmo
Vito Atmo·19 Mei 2026·0 kali dibaca·3 min baca

TL;DR: Customer Acquisition Cost (CAC) adalah total biaya marketing dan sales yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu pelanggan baru. CAC menjadi metrik dasar untuk menilai kesehatan bisnis: jika CAC lebih tinggi dari Customer Lifetime Value (CLV), bisnis sulit tumbuh berkelanjutan.

Apa itu Customer Acquisition Cost?

Customer Acquisition Cost (CAC) menghitung berapa rupiah yang dikeluarkan untuk mengubah satu prospek menjadi pelanggan. Rumus dasarnya sederhana: total biaya marketing dan sales dibagi jumlah pelanggan baru pada periode yang sama. Misalnya, dalam tiga bulan sebuah brand menghabiskan Rp 30 juta untuk iklan dan tim sales, lalu mendapat 60 pelanggan baru, maka CAC-nya Rp 500 ribu per pelanggan. Metrik ini selalu dibaca bersamaan dengan Customer Lifetime Value, bukan sebagai angka tunggal.

Cara Menghitung CAC dengan Benar

Hitungan CAC yang umum dipakai industri mengikuti formula berikut:

KomponenContoh Biaya
Iklan berbayar (Meta, Google)Rp 15.000.000
Gaji tim sales dan marketingRp 10.000.000
Tools dan software CRMRp 3.000.000
Konten dan kreatifRp 2.000.000
Total biayaRp 30.000.000
Pelanggan baru periode60
CACRp 500.000

Konsumen Indonesia di 2026 cenderung membandingkan banyak opsi sebelum membeli, jadi CAC sering naik di kategori yang kompetitif seperti fashion, F&B, dan kursus online. Pastikan komponen biaya yang dimasukkan konsisten dari bulan ke bulan, supaya tren bisa dibaca.

Kenapa Penting?

CAC adalah lampu indikator pertama saat menilai apakah strategi akuisisi sehat. Rasio CLV terhadap CAC ideal yang sering dijadikan rujukan industri SaaS adalah 3:1 menurut riset bisnis SaaS dari OpenView, artinya satu pelanggan menghasilkan tiga kali lipat biaya akuisisinya. Untuk e-commerce dan bisnis lokal, rasio 2:1 sudah dianggap layak. Dalam beberapa proyek e-commerce yang saya tangani, menurunkan CAC sebesar 15-25% biasanya datang dari kombinasi: optimasi landing page, retargeting audience hangat, dan perbaikan funnel yang lebih jelas.

Pertanyaan Umum

Apa beda CAC dengan CPA?

CPA (Cost Per Acquisition) sering dipakai khusus untuk satu kampanye iklan, sementara CAC mencakup semua biaya marketing dan sales secara organisasi. CPA biasanya lebih kecil dari CAC.

Berapa CAC yang sehat untuk UMKM Indonesia?

Sangat bergantung industri. Sebagai patokan, jika rata-rata transaksi pertama pelanggan Anda Rp 200 ribu dengan margin 30%, maka CAC ideal di bawah Rp 60 ribu agar tidak rugi di transaksi pertama. Selebihnya bergantung pada retensi.

Bagikan