Digital Marketing
DMARC Alignment
TL;DR: DMARC alignment adalah kesesuaian antara domain yang dilihat penerima di alamat From dengan domain yang lolos autentikasi SPF atau DKIM. Email bisa lolos SPF dan DKIM secara teknis tapi tetap gagal DMARC jika domainnya tidak selaras. Ini penyebab umum email sah masuk spam yang sering luput dari pemeriksaan.
Apa itu DMARC Alignment?
DMARC alignment memeriksa satu hal sederhana: apakah domain yang diautentikasi sama dengan domain yang ditampilkan ke penerima. Analoginya seperti kurir yang membawa surat jalan sah, tapi atas nama perusahaan berbeda dari yang tertera di paket. Dokumennya asli, namun tidak selaras, sehingga satpam tetap curiga.
Konsep ini melengkapi SPF, DKIM, dan DMARC. SPF memvalidasi server pengirim, DKIM memvalidasi tanda tangan digital, dan DMARC memastikan keduanya selaras dengan domain di alamat From yang memengaruhi email deliverability Anda.
Dua Mode Alignment
| Mode | Aturan | Contoh lolos |
|---|---|---|
| Relaxed (default) | Cukup satu domain induk | mail.brand.com vs brand.com |
| Strict | Harus sama persis | brand.com vs brand.com |
Kasus gagal yang sering terjadi: Anda mengirim lewat platform email pihak ketiga yang menandatangani DKIM dengan domain mereka sendiri, bukan domain Anda. SPF dan DKIM lolos, alignment gagal, email masuk spam.
Kenapa Penting?
Sejak Gmail dan Yahoo memperketat syarat bulk sender pada 2024, kegagalan DMARC berdampak langsung ke reputasi pengirim. Saat menyiapkan email untuk klien, pemeriksaan alignment adalah langkah yang saya lakukan sebelum menyalahkan konten email sebagai penyebab masuk spam.
Pertanyaan Umum
SPF dan DKIM saya lolos, kenapa DMARC gagal?
Hampir pasti masalah alignment. Cek apakah domain di signature DKIM atau return-path SPF sama dengan domain di alamat From Anda.
Perlu relaxed atau strict?
Mulai dari relaxed. Strict hanya diperlukan jika Anda punya kebutuhan keamanan khusus, dan berisiko mematahkan email sah dari subdomain.
Istilah Terkait