Digital Transformation

Event Streaming

Vito Atmo
Vito Atmo·30 April 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Event Streaming adalah pola arsitektur tempat event bisnis (klik, transaksi, signup) dipublikasi ke broker seperti Apache Kafka dan dikonsumsi banyak sistem secara real-time. Pendekatan ini menggantikan batch processing untuk use case yang butuh reaksi cepat.

Apa itu Event Streaming?

Event Streaming adalah cara mengirim dan memproses event sebagai aliran kontinu, bukan batch periodik. Setiap event punya timestamp dan dipublikasi ke topic. Konsumen membaca topic sesuai kebutuhan, bisa untuk analitik, automation, atau machine learning.

Mirip seperti siaran radio: stasiun (producer) memancarkan terus menerus, banyak pendengar (consumer) bisa tune in kapan saja. Beda dengan database query tradisional yang sifatnya pull, event streaming sifatnya push.

Komponen Inti

KomponenFungsi
ProducerSumber event (web app, mobile, IoT)
BrokerPenyimpan dan distribusi (Kafka, Pulsar, Kinesis)
TopicKategori event
ConsumerSistem yang memproses event
Schema RegistryValidasi struktur event

Kenapa Penting?

Untuk marketer Indonesia, event streaming jadi fondasi marketing automation modern. Saat user checkout, event langsung dikonsumsi sistem rekomendasi, email automation, dan dashboard analitik dalam hitungan detik. Pendekatan batch tradisional baru update keesokan harinya.

Pertanyaan Umum

Apakah event streaming sama dengan webhook?

Tidak persis. Webhook adalah notifikasi point-to-point. Event streaming punya broker di tengah yang menyimpan event dan mengizinkan banyak consumer membaca dengan lag berbeda.

Kapan startup Indonesia siap pakai event streaming?

Saat sudah punya 3+ sistem yang butuh data real-time atau saat volume event lebih dari 1 juta per hari. Untuk awal, webhook + database polling masih cukup.

Bagikan