Digital Transformation

Feature Flag

Feature flag adalah saklar di kode aplikasi yang memungkinkan tim mengaktifkan, menonaktifkan, atau membatasi fitur ke segmen pengguna tertentu tanpa redeploy.

Vito Atmo
Vito Atmo·26 April 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Feature flag adalah saklar di kode yang memungkinkan tim mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tanpa harus deploy ulang. Marketer pakai feature flag untuk uji A/B, rilis bertahap, dan gating konten premium. Untuk tim Indonesia yang growing, ini cara aman menurunkan risiko rilis.

Apa itu Feature Flag?

Feature flag, sering disebut juga feature toggle, adalah konfigurasi sederhana berbentuk on/off atau persentase yang mengatur visibilitas fitur. Contoh: tombol checkout baru hanya muncul untuk 10 persen pengunjung dari Jakarta. Saklar ini biasanya dikontrol dari dashboard, bukan dari kode produksi.

Dengan kata lain, feature flag memisahkan deploy dari release. Kode bisa naik ke produksi tanpa langsung dipakai user, dan tim marketing punya kendali kapan fitur benar-benar nyala.

Jenis Feature Flag yang Lazim Dipakai

JenisTujuanUmur Hidup
Release flagRilis bertahap fitur baruPendek, dihapus setelah stabil
Experiment flagA/B test variasiPendek hingga menengah
Permission flagGating fitur untuk plan tertentuPermanen
Ops flagKill switch saat insidenPermanen

Untuk konteks marketing, yang paling sering dipakai adalah experiment flag dan permission flag. Misalnya, dalam beberapa proyek e-commerce yang pernah saya tangani, permission flag dipakai untuk mengaktifkan pricing tier khusus reseller tanpa membuat dua codebase berbeda.

Kenapa Penting?

Tanpa feature flag, setiap perubahan yang ingin dibatalkan butuh hotfix dan deploy darurat. Dengan feature flag, pembatalan cukup sekali klik. Untuk tim marketing yang ingin agresif uji ide tetapi punya engineer terbatas, ini menurunkan biaya operasional rilis.

Feature flag juga jadi tulang punggung canary deployment dan dark launch, dua praktik yang membuat rilis lebih aman. Jika Anda menjalankan conversion rate optimization serius, feature flag adalah alat eksekusi utamanya.

Pertanyaan Umum

Apakah feature flag berbeda dari A/B test?

Berbeda tipis. A/B test adalah eksperimen statistik dengan dua variasi. Feature flag adalah mekanisme teknis untuk mengontrol siapa melihat apa. A/B test biasanya dijalankan di atas feature flag.

Apakah pakai feature flag bikin codebase berantakan?

Bisa, jika flag tidak pernah dibersihkan. Praktik baik: setiap release flag punya tanggal kedaluwarsa dan owner yang bertanggung jawab menghapusnya setelah fitur stabil.

Bagikan