Headless CMS
Sistem manajemen konten yang memisahkan backend (tempat konten dikelola) dan frontend (tampilan pengguna), memberi fleksibilitas lebih dalam penyajian konten.
CMS konvensional seperti WordPress menggabungkan manajemen konten dan tampilan dalam satu sistem. Headless CMS memisahkan keduanya: konten disimpan di backend dan diakses via API, sementara tampilan dibangun secara bebas menggunakan teknologi apapun.\n\nKeunggulan utama headless CMS adalah fleksibilitas. Satu konten bisa ditampilkan di website, aplikasi mobile, smartwatch, atau platform apapun secara bersamaan tanpa perlu duplikasi. Ini sangat berguna untuk bisnis yang hadir di banyak channel sekaligus.\n\nDari sisi developer, headless CMS memungkinkan penggunaan framework modern seperti Next.js dengan performa tinggi. Dari sisi tim konten, mereka tetap bisa mengelola konten lewat antarmuka yang familiar. Contoh headless CMS populer: Sanity, Contentful, dan Strapi.
Istilah Terkait