Digital Marketing

Merek Dagang (Trademark)

Vito Atmo
Vito Atmo·30 Agustus 2026·0 kali dibaca·3 min baca

TL;DR: Merek dagang adalah tanda pembeda yang melekat pada barang atau jasa, bisa berupa nama, logo, kata, angka, atau kombinasinya. Di Indonesia, dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, dan perlindungan baru muncul setelah merek terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), bukan sejak merek mulai dipakai.

Apa itu Merek Dagang?

Merek dagang adalah identitas legal sebuah produk atau jasa di pasar. Fungsinya membedakan barang satu pelaku usaha dari barang pelaku usaha lain, sehingga konsumen tahu siapa yang bertanggung jawab atas kualitas yang mereka beli. Perbedaan penting yang sering dicampuradukkan: merek dagang adalah hak hukum, sedangkan brand adalah persepsi. Yang pertama tercatat di dokumen negara, yang kedua tumbuh di kepala konsumen lewat brand awareness dan pengalaman pemakaian.

Indonesia menganut prinsip first to file. Artinya, hak atas merek diberikan kepada pihak yang lebih dulu mendaftarkan, bukan kepada pihak yang lebih dulu memakai. Konsekuensinya nyata: usaha yang sudah berjalan bertahun-tahun tetap bisa kehilangan haknya atas nama sendiri jika pihak lain mendaftarkan lebih dulu.

Alur Pendaftaran dan Jangka Waktu

TahapIsi singkat
PenelusuranCek kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar di pangkalan data DJKI
Penentuan kelasPilih kelas barang atau jasa sesuai Klasifikasi Nice
PermohonanAjukan lewat sistem DJKI dengan label merek dan data pemohon
Pemeriksaan formalitasKelengkapan dokumen diperiksa
PublikasiMerek diumumkan untuk memberi kesempatan pihak lain mengajukan keberatan
Pemeriksaan substantifPenilaian apakah merek memenuhi syarat dan tidak menyerupai merek terdaftar
SertifikatTerbit bila permohonan disetujui

Berdasarkan UU 20/2016, perlindungan merek terdaftar berlaku sepuluh tahun sejak tanggal penerimaan permohonan dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama. Nominal biaya tidak dicantumkan di sini karena diatur peraturan pelaksana yang dapat berubah, jadi rujuk tarif resmi yang berlaku di laman DJKI saat mengajukan.

Kenapa Penting?

Bagi pelaku usaha yang membangun kanal digital, merek terdaftar bukan sekadar urusan legal. Nama domain, akun marketplace, dan akun media sosial hampir selalu dibangun di atas nama merek yang sama. Ketika nama itu belum terdaftar, seluruh aset digital yang dibangun bertahun-tahun berdiri di atas fondasi yang bisa digugat. Sebaliknya, sertifikat merek memperkuat dasar pengajuan takedown terhadap penjual palsu di marketplace dan menjadi salah satu sinyal kredibilitas yang bisa ditampilkan di halaman perusahaan, berdampingan dengan social proof lain seperti testimoni dan portofolio klien.

Pertanyaan Umum

Apakah merek harus didaftarkan sebelum usaha berjalan?

Tidak wajib, tetapi semakin cepat semakin aman karena Indonesia memakai prinsip first to file. Menunda pendaftaran berarti membuka peluang pihak lain mendaftarkan nama yang sama lebih dulu.

Apakah satu pendaftaran melindungi semua jenis produk?

Tidak. Perlindungan mengikuti kelas barang atau jasa yang didaftarkan sesuai Klasifikasi Nice. Bila lini produk berkembang ke kategori berbeda, umumnya diperlukan permohonan untuk kelas tambahan.

Apakah perorangan bisa mendaftarkan merek?

Bisa. Pemohon dapat berupa orang perseorangan maupun badan hukum, termasuk badan usaha berbentuk PT perorangan.

Bagikan