Digital Transformation

No-Code / Low-Code

Vito Atmo
Vito Atmo·23 April 2026·1 kali dibaca·1 min baca

Apa itu No-Code / Low-Code?

No-code dan low-code adalah demokratisasi teknologi. Tools seperti Webflow, Bubble, atau Airtable memungkinkan siapapun membangun produk digital fungsional tanpa harus menguasai bahasa pemrograman.

Perbedaan No-Code vs Low-Code

No-CodeLow-Code
KodeTidak ada sama sekaliSedikit kode kustom diperbolehkan
Cocok untukUse case standarKasus lebih kompleks
ContohWebflow, BubbleRetool, AppSmith

Manfaat untuk Marketer & Pebisnis

Dengan no-code, kamu bisa membangun:

  • Landing page tanpa developer
  • Otomasi email dan workflow
  • Dashboard data dari berbagai sumber
  • Aplikasi sederhana dalam hitungan hari

Waktu eksekusi lebih cepat, biaya lebih rendah, dan kamu punya kontrol penuh atas produk yang dibangun.

Bagikan