Digital Marketing

Atribut Link: nofollow, sponsored, ugc

Vito Atmo
Vito Atmo·14 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: rel="nofollow", rel="sponsored", dan rel="ugc" adalah atribut yang ditambahkan pada link keluar untuk memberi tahu Google sifat tautan tersebut. Sejak 2019, Google memperlakukan ketiganya sebagai petunjuk (hint), bukan perintah mutlak. Memakai atribut yang benar membantu menjaga profil backlink tetap aman dari penalti.

Apa itu Atribut nofollow, sponsored, dan ugc?

Ketiganya adalah nilai pada atribut rel di tag <a>. Atribut ini menjelaskan hubungan antara halaman Anda dan halaman yang Anda tautkan. nofollow berarti Anda tidak ingin meneruskan sinyal peringkat ke link itu, sponsored menandai link berbayar atau afiliasi, dan ugc menandai link yang dibuat pengguna seperti komentar atau forum. Atribut ini berkaitan erat dengan anchor text yang menjadi teks tautannya, dan dengan konsep backlink secara umum.

Kapan Memakai Tiap Atribut

AtributPakai untuk
rel="sponsored"Link berbayar, afiliasi, sponsorship
rel="ugc"Komentar blog, postingan forum, konten buatan pengguna
rel="nofollow"Link yang tidak ingin Anda dukung atau tidak terverifikasi

Anda boleh menggabungkan, misalnya rel="sponsored nofollow". Detail resmi penggunaannya dijelaskan di dokumentasi Google Search Central.

Kenapa Penting?

Link berbayar tanpa atribut sponsored atau nofollow melanggar pedoman Google dan bisa memicu tindakan manual yang menurunkan peringkat seluruh situs. Bagi pemilik website bisnis di Indonesia yang menerima kerja sama berbayar atau memasang afiliasi, menandai link dengan benar adalah perlindungan dasar agar situs tetap dipercaya mesin pencari.

Pertanyaan Umum

Apakah nofollow benar-benar memblokir Google?

Tidak sepenuhnya. Sejak Maret 2020, Google memperlakukan nofollow sebagai petunjuk, artinya tetap bisa dipakai untuk crawling dan indexing dalam kasus tertentu.

Ya, ini praktik yang disarankan Google. Link afiliasi termasuk link berbayar, jadi gunakan rel="sponsored" atau minimal nofollow.

Bagikan