Digital Marketing

Pareto Principle (Prinsip 80/20)

Pareto Principle adalah pengamatan bahwa sekitar 80 persen hasil berasal dari 20 persen sebab. Marketer pakai prinsip ini untuk memprioritaskan kanal dan konten yang paling berdampak.

Vito Atmo
Vito Atmo·3 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Pareto Principle, atau aturan 80/20, adalah pengamatan bahwa sekitar 80 persen hasil sering berasal dari 20 persen sebab atau usaha. Dalam digital marketing, prinsip ini dipakai untuk mengidentifikasi kanal, konten, atau pelanggan dengan dampak terbesar agar fokus dan anggaran terarah.

Apa itu Pareto Principle?

Pareto Principle dinamai dari ekonom Italia Vilfredo Pareto yang mengamati distribusi kekayaan di Italia. Pengamatannya kemudian diadopsi luas di bisnis dan UX. Inti idenya: distribusi sebab dan akibat jarang merata. Beberapa input kecil menghasilkan sebagian besar output, sementara mayoritas input menghasilkan sedikit dampak.

Untuk marketer, pola ini terlihat di banyak tempat. Sekitar 20 persen artikel sering menyumbang 80 persen traffic organik. Sekitar 20 persen pelanggan kerap menghasilkan 80 persen revenue. Memahami konsep ini membantu pengambilan keputusan yang lebih hemat dan tajam, mirip dengan cara chunking memecah informasi agar lebih mudah dicerna.

Cara Kerja di Digital Marketing

AreaPola 80/20 yang umum
Konten blog20 persen artikel menarik 80 persen sesi
Iklan paid20 persen kreatif menghasilkan 80 persen klik berkualitas
Pelanggan20 persen pelanggan berkontribusi 80 persen revenue
Bug & komplain20 persen issue menyebabkan 80 persen tiket support

Angka 80/20 bukan hukum matematis. Yang penting prinsipnya: cari konsentrasi dampak, lalu prioritaskan. Kombinasikan dengan Hicks Law untuk menyederhanakan pilihan strategis di tim.

Kenapa Penting?

Tim marketing Indonesia umumnya bekerja dengan resource terbatas. Tanpa filter prioritas, energi tersebar tipis ke banyak inisiatif yang dampaknya kecil. Pareto memberi kerangka berpikir untuk memilih: kanal mana yang dipertahankan, konten mana yang di-update, segmen mana yang dilayani lebih dalam. Ini sejalan dengan Decoy Effect di pricing yang juga soal pilihan strategis.

Pertanyaan Umum

Apakah harus persis 80/20?

Tidak. Bisa 70/30 atau 90/10 tergantung industri. Yang dicari adalah konsentrasi dampak, bukan rasio pasti.

Bagaimana cara mengidentifikasi 20 persen yang penting?

Mulai dari data yang sudah ada. Urutkan artikel berdasarkan traffic, pelanggan berdasarkan revenue, atau kreatif iklan berdasarkan ROAS. Ambil top 20 persen, evaluasi pola.

Bagikan