Digital Marketing
Web Push Notification
TL;DR: Web push notification adalah cara website mengirim pesan langsung ke browser pengguna meski website sudah ditutup. Dibanding email atau SMS, tingkat open rate web push umumnya lebih tinggi karena muncul instan di layar. Pengguna harus menyetujui izin dulu sebelum bisa menerima.
Apa itu Web Push Notification?
Web push notification adalah notifikasi yang dikirim server website melalui protokol Web Push Protocol, ditampilkan langsung di layar pengguna oleh browser, bahkan saat browser tidak sedang aktif. Mekanismenya mirip notifikasi aplikasi mobile, tapi tidak butuh install apa-apa. Browser modern seperti Chrome, Firefox, dan Edge sudah mendukungnya secara default.
Web push berbeda dengan in-app notification atau pop-up modal. Ia bekerja di lapisan service worker, yaitu skrip latar belakang yang tetap aktif meski tab ditutup. Strategi distribusinya kerap digabungkan dengan marketing automation untuk segmentasi audiens berdasarkan perilaku.
Cara Kerja Web Push
| Langkah | Yang Terjadi |
|---|---|
| 1. Permintaan izin | Browser menampilkan prompt "Allow notifications" |
| 2. Daftar subscription | Browser menghasilkan endpoint unik untuk pengguna |
| 3. Simpan endpoint | Server website menyimpan endpoint di database |
| 4. Kirim pesan | Server mengirim payload ke push service (FCM, Mozilla Push, dll) |
| 5. Tampilkan | Browser menampilkan notifikasi di layar pengguna |
Web push memakai standar VAPID protocol untuk autentikasi server pengirim, sehingga lebih aman dibanding push lawas. Implementasi modern di Next.js biasanya memakai library web-push milik Mozilla.
Kenapa Penting?
Untuk bisnis Indonesia, web push notification adalah saluran retargeting murah yang sering diabaikan. Tingkat open rate web push umumnya berkisar 4-10 persen, lebih tinggi dibanding email marketing yang rata-rata 2-3 persen menurut benchmark industri. Bagi e-commerce, web push bisa mengingatkan keranjang ditinggal. Bagi penyedia konten atau LMS, ia berfungsi sebagai re-engagement trigger saat ada update baru.
Pertanyaan Umum
Apakah web push bekerja di Safari iPhone?
Sejak iOS 16.4 (April 2023), Safari di iPhone mendukung web push, tapi hanya untuk website yang sudah dipasang sebagai PWA di home screen.
Berapa biaya kirim web push?
Pengiriman web push dari server ke push service (FCM, Mozilla Push) sepenuhnya gratis. Biaya hanya muncul jika memakai layanan pihak ketiga seperti OneSignal di paket berbayar.
Istilah Terkait