Digital Marketing
AEO Snippet Rerank Coverage Decay
TL;DR: AEO Snippet Rerank Coverage Decay mengukur seberapa cepat persentase kutipan halaman Anda menurun saat AI Search melakukan rerank indeks. Nilai sehat per April 2026 adalah di bawah 12 persen penurunan dalam 30 hari, dengan refresh cadence dua kali sebulan.
Apa itu AEO Snippet Rerank Coverage Decay?
AEO Snippet Rerank Coverage Decay adalah metrik yang melacak selisih persentase sitasi konten Anda di hasil rerank generative engine, antara dua siklus pembaruan indeks. Jika hari ini konten Anda dikutip pada 38 persen prompt relevan, kemudian setelah rerank turun ke 26 persen, decay-nya 12 poin. Konsep ini berdekatan dengan AEO Snippet Rerank Stability dan AEO Snippet Coverage Decay, tetapi fokusnya khusus pada momen rerank, bukan natural drift harian.
Cara Mengukur
| Komponen | Cara hitung |
|---|---|
| Coverage T0 | Persentase prompt yang mengutip konten sebelum rerank |
| Coverage T1 | Persentase prompt yang mengutip konten setelah rerank |
| Decay | (T0 - T1) / T0 dikali 100 persen |
Gunakan jendela 30 hari untuk membaca pola, bukan satu siklus.
Kenapa Penting?
Marketer Indonesia yang merilis konten evergreen sering merasa traffic AI Search "menghilang" tanpa sebab. Penyebab utamanya bukan kualitas, melainkan rerank yang memilih sumber lebih baru. Memantau decay ini membuat tim konten tahu kapan harus refresh dan kapan harus menambah evidence pack.
Pertanyaan Umum
Berapa decay yang masih aman?
Di bawah 12 persen dalam 30 hari masih dianggap sehat untuk konten profesional.
Apa beda dengan [Citation Half-Life](/glosarium/aeo-citation-half-life)?
Half-life mengukur waktu sampai sitasi turun 50 persen. Decay rerank mengukur penurunan persentase di satu titik rerank.
Istilah Terkait