Digital Marketing

AIDA Framework (Attention, Interest, Desire, Action)

Vito Atmo
Vito Atmo·24 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: AIDA adalah framework copywriting dengan empat tahap yaitu Attention (tarik perhatian), Interest (bangun minat), Desire (buat ingin), dan Action (dorong tindakan). Dipakai luas untuk landing page, iklan, dan email karena alurnya cocok dengan cara otak manusia memutuskan pembelian.

Apa itu AIDA Framework?

AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action; sebuah model klasik dalam copywriting dan periklanan yang pertama kali diperkenalkan oleh Elias St. Elmo Lewis di akhir 1890-an. Inti idenya sederhana: sebelum orang ambil tindakan beli, mereka harus dulu memperhatikan pesan, tertarik dengan isinya, ingin manfaatnya, baru kemudian bertindak. Framework ini sering disandingkan dengan PAS Framework karena keduanya sama-sama dipakai untuk struktur copy.

Dalam praktik funnel marketing modern, AIDA cocok dipakai di tahap awareness sampai conversion karena memandu pembaca melalui kelima blok kognitif pembelian.

Cara Pakai AIDA di Copy

TahapTujuanContoh Elemen Copy
AttentionHentikan scroll, picu rasa ingin tahuHeadline pendek, statistik mengejutkan, pertanyaan provokatif
InterestJelaskan masalah pembacaBullet point pain point, cerita pendek, data relevan
DesireTunjukkan transformasi yang ditawarkanTestimoni, screenshot hasil, before/after, manfaat konkret
ActionBeri instruksi jelas ke langkah berikutnyaTombol CTA, formulir pendek, kalimat perintah

Kenapa Penting?

Tanpa struktur, copy sering "berputar" antara fitur dan manfaat tanpa arah jelas. AIDA memberi rangka logis yang mudah ditiru, terutama untuk marketer pemula. Untuk pasar Indonesia yang sangat visual dan emosional, tahap Desire biasanya paling kritikal; data sering tidak cukup, butuh narasi transformasi dan social proof yang kuat.

Pertanyaan Umum

Apa beda AIDA dengan PAS?

AIDA dimulai dari menarik perhatian secara netral, sedangkan PAS langsung membongkar masalah pembaca di awal. PAS lebih kuat untuk pain-driven product; AIDA lebih cocok untuk produk aspirasional atau brand-building.

Apakah AIDA masih relevan untuk era TikTok?

Masih, tapi tahap Attention semakin pendek. Untuk video pendek, Attention harus terjadi di 1-3 detik pertama, dan transisi ke Interest tidak boleh lebih dari 7 detik agar viewer tidak swipe.

Bagikan