Digital Marketing
Blended ROAS (Return on Ad Spend Gabungan)
TL;DR: Blended ROAS adalah pendapatan total dibagi total belanja iklan dari seluruh channel dalam satu periode, tanpa peduli channel mana yang ''paling berkontribusi''. Setelah iOS 14.5 dan Privacy Sandbox menggerus atribusi click-based, banyak advertiser di Indonesia memakai blended ROAS sebagai metrik akuisisi utama karena lebih tahan terhadap data hilang.
Apa itu Blended ROAS?
Blended ROAS adalah rumus sederhana: total pendapatan dibagi total belanja iklan, lalu dikalikan satu kali. Metrik ini disebut ''gabungan'' karena tidak mencoba memisahkan kontribusi tiap channel iklan, melainkan melihat efisiensi belanja iklan sebagai satu portofolio. Pendekatan ini berbeda dengan platform ROAS yang dilaporkan Meta atau TikTok, yang sering melebih-lebihkan kontribusi mereka karena mengklaim konversi yang sebenarnya digerakkan channel lain.
Dalam praktiknya, blended ROAS dihitung di level akun atau toko, bukan di level kampanye. Untuk yang ingin memperdalam akar metrik biaya akuisisi, sangat berguna memahami CPA (Cost Per Acquisition) dan Marginal CAC lebih dulu.
Cara Menghitung dan Membacanya
| Komponen | Sumber Data | Catatan |
|---|---|---|
| Total Revenue | Sistem POS, Shopify, atau database internal | Pakai gross revenue, bukan net |
| Total Ad Spend | Meta Ads, Google Ads, TikTok Ads, dll | Termasuk biaya manajemen agensi |
| Periode | Mingguan atau bulanan | Hindari harian, terlalu noisy |
| Rumus | Revenue / Ad Spend | Hasil 3.0 berarti Rp3 pendapatan per Rp1 iklan |
Blended ROAS yang sehat bervariasi berdasarkan margin produk. Untuk produk dengan margin kotor 60-70%, rasio 2,5-3,5 umumnya sudah profitable setelah memperhitungkan operasional. Praktik standar di industri menunjukkan blended ROAS lebih tahan banting saat sinyal tracking turun, karena tidak bergantung pada cookie atau click ID yang sering hilang.
Kenapa Penting?
Untuk pebisnis Indonesia yang beriklan di banyak platform sekaligus, blended ROAS memberi gambaran jujur seberapa efisien total belanja iklan. Ia menutup celah inflasi atribusi yang sering muncul ketika setiap platform mengklaim konversi yang sama. Metrik ini juga lebih cocok dipakai untuk pengambilan keputusan budget bulanan dibanding ROAS per platform yang sering saling tumpang tindih.
Pertanyaan Umum
Apa bedanya blended ROAS dan platform ROAS?
Platform ROAS dilaporkan oleh Meta atau Google berdasarkan klaim konversi mereka sendiri, sering tumpang tindih antar platform. Blended ROAS memakai total revenue aktual dibagi total belanja seluruh channel, jadi tidak bisa dimanipulasi laporan platform.
Berapa blended ROAS yang dianggap baik?
Tergantung margin produk. Untuk produk margin 30%, butuh blended ROAS minimal 3,3 supaya impas. Produk margin 60% bisa hidup dengan blended ROAS 1,7. Selalu hitung berdasarkan margin sendiri, bukan benchmark umum.
Istilah Terkait