Digital Marketing

Cumulative Share of Search

Vito Atmo
Vito Atmo·15 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Cumulative Share of Search mengukur seberapa besar porsi pencarian sebuah merek dibanding pesaingnya dalam satu kategori, dijumlahkan sepanjang waktu. Metrik ini jadi indikator awal kekuatan merek karena minat pencarian sering mendahului penjualan. Naiknya share of search biasanya menjadi sinyal dini pertumbuhan pangsa pasar beberapa bulan ke depan.

Cumulative Share of Search adalah versi terakumulasi dari share of search, yaitu perbandingan volume pencarian merek Anda terhadap total pencarian semua merek di kategori yang sama. Versi kumulatif menjumlahkan angka ini sepanjang periode tertentu sehingga tren jangka panjang lebih terlihat, bukan sekadar lonjakan sesaat.

Metrik ini erat kaitannya dengan brand search volume, karena pencarian bermerek adalah bahan baku utama perhitungannya.

Cara Menghitung

Rumus dasarnya sederhana: volume pencarian merek Anda dibagi total volume pencarian seluruh merek dalam kategori, lalu dijumlahkan per periode. Misalnya:

  • Jumlahkan pencarian merek Anda selama 6 bulan
  • Jumlahkan pencarian semua kompetitor pada periode sama
  • Bagi keduanya untuk mendapat persentase kumulatif

Kenapa Penting?

Bagi pemasar di Indonesia, metrik ini berguna karena minat pencarian sering bergerak lebih dulu daripada angka penjualan. Kalau share of search naik konsisten, itu sinyal awal merek sedang menguat di benak konsumen. Pendekatan ini dipopulerkan lewat riset Les Binet dan banyak dipakai sebagai prediktor pangsa pasar. Metrik ini melengkapi pemantauan non-branded search untuk gambaran utuh kesehatan merek.

Pertanyaan Umum

Apa bedanya dengan share of voice?

Share of voice mengukur porsi tayangan iklan atau media. Share of search mengukur porsi minat nyata pengguna lewat kueri pencarian, jadi lebih dekat ke niat asli.

Dari mana datanya?

Umumnya dari Google Trends atau alat riset kata kunci. Karena berbasis sampel, baca angkanya sebagai tren, bukan jumlah absolut.

Bagikan