Digital Marketing
External Link
TL;DR: External link adalah tautan yang mengarah keluar dari domain Anda menuju situs lain. Saat dipakai untuk merujuk sumber otoritatif, tautan ini memperkuat kepercayaan dan kredibilitas konten di mata pembaca maupun mesin pencari.
Apa itu External Link?
External link adalah tautan yang menghubungkan halaman Anda ke domain yang berbeda. Kebalikannya adalah internal link yang tetap di dalam situs sendiri. Saat sebuah artikel merujuk data resmi, misalnya dokumentasi Google Search Central atau riset web.dev, tautan keluar itulah yang disebut external link.
Dalam menulis konten website bisnis, merujuk sumber yang kredibel adalah kebiasaan yang memperkuat sinyal trust pada kerangka E-E-A-T. Pembaca lebih percaya klaim yang bisa ditelusuri ke sumbernya.
Jenis dan Atribut
| Atribut | Kapan dipakai |
|---|---|
| dofollow | Tautan tepercaya yang ingin Anda rekomendasikan |
| nofollow | Tautan yang tidak ingin Anda jamin, misalnya konten user |
| sponsored | Tautan berbayar atau afiliasi |
Pengaturan ini diatur lewat atribut rel pada tag tautan. Pahami beda dofollow dan nofollow sebelum memasang banyak tautan keluar.
Kenapa Penting?
External link ke sumber otoritatif adalah sinyal trust, bukan kebocoran otoritas seperti mitos lama. Merujuk sumber yang relevan dan kredibel menunjukkan konten Anda riset-based. Untuk pebisnis Indonesia, ini cara murah menaikkan kualitas konten: cukup tautkan ke data resmi atau standar industri yang Anda kutip, dengan anchor text deskriptif.
Pertanyaan Umum
Apakah external link membuat traffic saya bocor?
Tidak signifikan. Manfaat kredibilitas dan konteks biasanya lebih besar daripada risiko pembaca keluar, apalagi jika tautan dibuka di tab baru.
Berapa banyak external link yang wajar?
Untuk artikel standar, 1-2 tautan ke sumber otoritatif sudah cukup. Fokus pada relevansi sumber, bukan kuantitas.
Istilah Terkait