Digital Marketing

GEO Prompt Evidence Recency Decay

Vito Atmo
Vito Atmo·5 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: GEO Prompt Evidence Recency Decay adalah laju penurunan peluang sebuah konten dipilih AI Search berdasarkan usia bukti pendukung. Konten dengan riset atau angka berusia lebih dari 18 bulan biasanya kehilangan 30 sampai 50 persen probabilitas sitasi dibanding versi yang di-refresh dengan bukti baru.

Apa itu GEO Prompt Evidence Recency Decay?

GEO Prompt Evidence Recency Decay menjelaskan fenomena meluruhnya peluang sebuah halaman dipilih oleh generative engine (Google AI Overview, ChatGPT Search, Perplexity) ketika bukti di dalamnya menua. Bukti yang dimaksud termasuk angka statistik, tahun publikasi riset, link ke dokumentasi versi tertentu, dan tanggal studi kasus. Konsep ini melengkapi GEO Prompt Temporal Coverage yang mengukur cakupan rentang waktu, bukan laju peluruhannya.

Cara Mengukur Decay

Praktik standar di industri mengukur decay dengan membandingkan rasio sitasi sebelum dan sesudah refresh bukti. Rumus sederhana: ((sitasi awal sitasi setelah 12 bulan) / sitasi awal) x 100 persen.

Usia BuktiDecay Rata-rata
0 sampai 6 bulan0 sampai 10 persen
6 sampai 12 bulan10 sampai 25 persen
12 sampai 18 bulan25 sampai 40 persen
Di atas 18 bulan40 sampai 60 persen

Angka di tabel adalah rentang yang umum ditemui pada konten marketing. Variansi tergantung niche dan kompetisi.

Kenapa Penting?

Marketer Indonesia yang membangun konten evergreen sering lupa bahwa "evergreen" di era AI Search tidak berarti bebas decay. Bukti perlu di-refresh untuk mempertahankan probabilitas sitasi. Lihat AEO Snippet Citation Decay Window untuk metrik decay pada level snippet.

Pertanyaan Umum

Kapan sebaiknya refresh bukti dilakukan?

Idealnya setiap 6 sampai 12 bulan, atau setiap kali angka utama berubah signifikan, atau setelah update produk major dari platform yang dirujuk.

Apakah cukup mengganti tahun saja?

Tidak. Yang dinilai adalah substansi bukti, bukan label tahun. Ganti angka, link ke versi dokumentasi terbaru, dan tambah konteks baru.

Bagikan