Digital Marketing
GEO Prompt Source Density
TL;DR: GEO Prompt Source Density mengukur rasio sumber kredibel yang dikutip per 1000 kata konten. Semakin tinggi densitasnya, semakin besar peluang konten dipakai LLM sebagai jawaban karena dianggap padat bukti. Target ideal 2-4 sitasi per 1000 kata, dengan campuran sumber primer dan sekunder.
Apa itu GEO Prompt Source Density?
GEO Prompt Source Density adalah metrik kepadatan bukti dalam konten yang dievaluasi LLM saat menentukan apakah suatu artikel layak dikutip dalam jawaban. Densitas dihitung dengan membagi jumlah sitasi unik dengan total kata, lalu dikalikan 1000. Konsep ini melengkapi GEO Prompt Claim Density yang fokus pada klaim, bukan sumber.
LLM menggunakan sinyal ini sebagai proxy untuk kredibilitas. Konten dengan densitas rendah dianggap opini, sedangkan konten dengan densitas tinggi dianggap research-backed.
Cara Menghitung
| Komponen | Cara |
|---|---|
| Hitung total kata konten | Pakai word counter |
| Hitung jumlah sitasi unik | Outbound link ke sumber otoritatif |
| Rumus | (sitasi / kata) x 1000 |
| Target ideal | 2-4 sitasi per 1000 kata |
Kenapa Penting?
Audit konten klien Vito Atmo menunjukkan artikel dengan source density di bawah 1 jarang dikutip AI Search, sedangkan artikel dengan densitas 2-4 punya peluang dikutip 3-5 kali lipat lebih tinggi. Sumber kredibel meliputi dokumentasi resmi (Google Search Central, MDN, web.dev), riset industri (Nielsen Norman, McKinsey), atau data primer dari studi kasus. Untuk teknik melengkapi sinyal otoritas, lihat juga GEO Prompt Author Provenance Trail.
Pertanyaan Umum
Apakah semua link dihitung sebagai sumber?
Tidak. Hanya outbound link ke sumber otoritatif yang dihitung. Internal link dan link ke media sosial tidak masuk hitungan.
Apa risiko densitas terlalu tinggi?
Densitas di atas 6 per 1000 kata bisa mengganggu keterbacaan dan terlihat seperti link farming. Jaga tetap natural.
Istilah Terkait