Digital Marketing
GEO Visibility Score
TL;DR: GEO Visibility Score adalah metrik untuk menakar visibilitas brand di mesin jawab AI. Komponennya: brand mention rate, citation rate, dan rekomendasi langsung. Skor tinggi berarti brand sering muncul ketika pengguna bertanya ke ChatGPT, Perplexity, atau Google AI Mode.
Apa itu GEO Visibility Score?
GEO Visibility Score adalah pengukuran komposit yang dipakai marketer untuk menilai performa Generative Engine Optimization. Berbeda dengan ranking SEO yang dilihat di halaman hasil, skor ini diukur dari jawaban AI: apakah brand disebut, dikutip dengan link, atau direkomendasikan sebagai jawaban utama. Konsepnya sejalan dengan GEO dan share of voice AI.
Komponen Skor
| Komponen | Bobot Umum | Cara Ukur |
|---|---|---|
| Brand Mention Rate | 30-40% | Frekuensi brand disebut tanpa harus dengan link |
| Citation Rate | 30-40% | Frekuensi konten dikutip dengan attribution link |
| Recommendation Rate | 20-30% | Frekuensi disebut sebagai "rekomendasi utama" |
Pengukuran dilakukan dengan sampling pertanyaan target ke ChatGPT, Perplexity, Google AI Mode, dan Claude, lalu dihitung proporsi munculnya brand.
Kenapa Penting?
Per kuartal pertama 2026, sekitar 30-45% pengguna search Indonesia mulai memakai mesin jawab AI sebagai entry point. Tanpa visibility di sana, brand kehilangan top-of-funnel discovery. Skor ini membantu marketer melacak progress dan justifikasi investasi konten AEO/GEO.
Pertanyaan Umum
Apakah GEO Visibility Score sama dengan share of voice?
Mirip, tapi konteksnya khusus mesin jawab AI. Share of voice tradisional dihitung di media atau search; GEO Visibility Score dihitung di output generative engine.
Berapa target skor yang sehat?
Bervariasi per industri. Sebagai patokan awal, 15-25% citation rate dari sampel 30-50 kueri target sudah menunjukkan otoritas yang terbentuk.
Istilah Terkait