Digital Transformation

Gzip Compression

Vito Atmo
Vito Atmo·16 Juli 2026·6 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Gzip compression adalah metode kompresi yang memampatkan file teks seperti HTML, CSS, dan JavaScript sebelum dikirim dari server ke browser. Hasilnya ukuran transfer lebih kecil dan halaman termuat lebih cepat.

Apa itu Gzip Compression?

Gzip adalah algoritma kompresi lossless yang bekerja di sisi server. Saat browser meminta sebuah halaman, server memampatkan berkas teks menjadi versi lebih ringkas, lalu browser membukanya kembali secara otomatis. Karena file teks penuh pengulangan pola, kompresi bisa memangkas ukuran hingga sekitar 70 sampai 90 persen. Ukuran transfer yang lebih kecil berdampak langsung pada TTFB dan Core Web Vitals.

Gzip vs Alternatifnya

MetodeKarakter
GzipDukungan universal, cepat, standar de facto
BrotliRasio lebih baik untuk aset statis, butuh dukungan server
Tanpa kompresiTransfer besar, boros bandwidth

Banyak CDN mengaktifkan gzip atau brotli secara default, dan sering dipadukan dengan strategi cache.

Kenapa Penting?

Untuk bisnis di Indonesia dengan banyak pengguna di jaringan seluler, setiap kilobyte berpengaruh. Mengaktifkan gzip biasanya cukup satu konfigurasi server, tetapi dampaknya pada kecepatan terasa nyata. Panduan teknis tersedia di MDN Web Docs.

Pertanyaan Umum

Apakah gzip memperlambat server?

Beban CPU-nya kecil dan hampir selalu sepadan dengan penghematan waktu transfer yang didapat.

Apakah gzip mengompres gambar?

Kurang efektif untuk gambar. Format seperti JPEG dan WebP sudah terkompresi, jadi gzip difokuskan pada berkas teks.

Bagikan