Digital Transformation

TTFB (Time to First Byte)

Vito Atmo
Vito Atmo·23 April 2026·1 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Time to First Byte (TTFB) mengukur durasi dari saat browser mengirim request sampai menerima byte pertama dari server. Target baik adalah 800\leq 800 ms, dan angka ini sering jadi akar penyebab LCP yang buruk ketika hosting atau API backend lambat.

Apa itu TTFB?

TTFB adalah metrik tahap awal dalam siklus loading halaman. Secara formal:

TTFB=tfirst_response_bytetrequest_start\text{TTFB} = t_{\text{first\_response\_byte}} - t_{\text{request\_start}}

Angka ini mencakup DNS lookup, TCP handshake, TLS negotiation, waktu server memproses request, dan latensi jaringan. Baca kaitannya di page speed.

Penyebab TTFB Tinggi

PenyebabKontribusi khas
Hosting jauh dari pengguna+300+300800800 ms
Tanpa CDN+200+200500500 ms
Query database lambat+100+1002.0002.000 ms
Server-side rendering berat+200+200600600 ms

Kenapa Penting?

TTFB bukan bagian resmi Core Web Vitals, tapi TTFB buruk hampir selalu membuat LCP buruk. Untuk konteks Indonesia dengan banyak pengunjung dari Jakarta dan kota sekunder, memakai CDN dengan POP Singapura atau Jakarta seringkali memangkas TTFB 303060%60\%.

Pertanyaan Umum

Berapa TTFB yang dianggap baik?

Google merekomendasikan 800\leq 800 ms, ideal 200\leq 200 ms. Angka di atas 1,81{,}8 detik dianggap buruk.

Apakah static site otomatis punya TTFB rendah?

Biasanya iya, terutama jika di-serve via CDN edge seperti Vercel atau Cloudflare. Tapi tetap tergantung lokasi edge terdekat.

Bagikan