Digital Marketing
Hreflang
Hreflang adalah atribut HTML yang memberi tahu mesin pencari bahasa dan target geografis sebuah halaman, sehingga versi yang tepat disajikan ke pengguna yang benar.
TL;DR: Hreflang adalah atribut HTML yang memberi sinyal kepada Google dan mesin pencari lain mengenai bahasa serta target wilayah sebuah halaman. Atribut ini membantu menyajikan versi URL yang paling sesuai bagi pengguna dan mencegah konten duplikat antarbahasa pada situs multibahasa atau multiregional.
Apa itu Hreflang?
Hreflang adalah atribut teknis SEO yang ditulis dalam tag <link> di bagian <head> halaman, di header HTTP, atau di dalam XML Sitemap. Format nilainya mengikuti standar ISO, yaitu kode bahasa dua huruf (id, en, ja) dan opsional kode negara (id-ID, en-US). Analoginya mirip petunjuk kepada pustakawan bahwa buku yang sama tersedia dalam beberapa terjemahan, sehingga pembaca diarahkan ke edisi yang paling relevan dengan bahasanya.
Implementasi standar untuk halaman berbahasa Indonesia yang juga punya versi Inggris, misalnya, memerlukan pasangan timbal balik antara kedua URL. Jika versi Indonesia menunjuk ke versi Inggris, versi Inggris juga wajib menunjuk balik ke versi Indonesia. Tanpa pasangan ini, sinyal hreflang tidak akan dipercaya mesin pencari.
Cara Kerja Hreflang
| Komponen | Contoh Nilai | Fungsi |
|---|---|---|
| Kode bahasa | id, en, ja | Menunjukkan bahasa konten |
| Kode negara (opsional) | id-ID, en-SG | Menargetkan wilayah spesifik |
x-default | x-default | Fallback untuk bahasa/wilayah yang tidak cocok |
Contoh markup untuk halaman yang punya versi Indonesia dan Inggris:
<link rel="alternate" hreflang="id" href="https://contoh.com/id/halaman" />
<link rel="alternate" hreflang="en" href="https://contoh.com/en/page" />
<link rel="alternate" hreflang="x-default" href="https://contoh.com/en/page" />
Mesin pencari membaca sinyal ini lalu mencocokkannya dengan bahasa browser dan lokasi pengguna sebelum menampilkan URL yang paling tepat pada hasil pencarian.
Kenapa Penting?
Bagi bisnis Indonesia yang melayani pasar lokal sekaligus pembaca internasional, hreflang membantu mencegah Google salah memilih versi halaman. Tanpa hreflang, halaman berbahasa Inggris bisa muncul di hasil pencarian pengguna Indonesia, yang berpotensi menurunkan relevansi dan rasio klik. Per praktik yang dianjurkan Google Search Central, hreflang juga membantu menyatukan sinyal otoritas antarversi sehingga halaman tidak saling bersaing di ranking. Untuk situs yang mengejar organic traffic dari beberapa pasar, penerapan hreflang yang benar berdampak langsung pada kualitas lalu lintas dan tingkat konversi.
Pertanyaan Umum
Apakah hreflang wajib untuk semua website?
Tidak. Hreflang hanya diperlukan jika situs punya dua atau lebih versi halaman dengan bahasa atau target wilayah berbeda. Situs berbahasa tunggal tidak membutuhkannya.
Apa bedanya hreflang dengan tag canonical?
Hreflang menunjukkan versi bahasa atau wilayah yang paling tepat bagi pengguna. Tag canonical menunjukkan versi utama dari konten yang serupa atau duplikat. Keduanya bisa dipakai bersama dengan aturan canonical mengarah ke versi bahasa yang sama.
Di mana hreflang sebaiknya dipasang?
Tiga lokasi yang didukung Google adalah tag <link> di <head>, header HTTP untuk file non-HTML seperti PDF, dan XML Sitemap. Untuk situs yang dibangun dengan Next.js, pemasangan di <head> via metadata API biasanya paling praktis.
Istilah Terkait