Digital Transformation

WebP (Image Format)

Vito Atmo
Vito Atmo·24 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: WebP adalah format gambar buatan Google yang menggantikan JPEG dan PNG dengan kompresi lebih efisien. Browser modern sudah mendukungnya secara penuh, dan adopsinya menjadi salah satu cara termurah memperbaiki LCP dan Core Web Vitals.

Apa itu WebP?

WebP adalah format gambar open-source yang dirilis Google pada 2010 dan mencapai dukungan browser luas sejak 2020. Format ini menggabungkan kompresi lossy (mirip JPEG) dan lossless (mirip PNG) plus dukungan transparansi alpha dan animasi. Bagi marketer dan developer di Indonesia, WebP adalah pilihan default yang masuk akal untuk hampir semua gambar di website bisnis.

Dibanding JPEG dengan kualitas visual yang setara, file WebP lossy umumnya 25 hingga 35 persen lebih kecil. Dibanding PNG, WebP lossless rata-rata 26 persen lebih kecil. Penurunan ukuran ini langsung berdampak pada bounce rate dan skor performa.

WebP vs Format Lain

FormatKompresiTransparansiAnimasiDukungan
JPEGLossyTidakTidakUniversal
PNGLosslessYaTidakUniversal
WebPLossy + LosslessYaYa95 persen browser
AVIFLossy + LosslessYaYa90 persen browser

WebP adalah titik manis antara kompresi dan kompatibilitas. AVIF menawarkan kompresi lebih agresif tapi dukungan masih sedikit lebih sempit dan encoding-nya lebih lambat.

Kenapa Penting?

Dalam audit performa di beberapa proyek client (termasuk migrasi Vetmo ke Next.js), mengganti JPEG dan PNG ke WebP rata-rata memangkas bobot halaman 30 hingga 45 persen tanpa keluhan visual dari klien. Untuk halaman hero yang berat dengan foto, ini sering jadi perbaikan tunggal paling besar untuk LCP. Google sendiri merekomendasikan WebP sebagai format default di web.dev. Di ekosistem Next.js, komponen next/image otomatis melayani WebP ke browser yang mendukung dengan fallback ke JPEG/PNG.

Pertanyaan Umum

Apakah WebP didukung semua browser?

Hampir semua. Per 2026, dukungan WebP sudah mencakup lebih dari 95 persen pengguna global. Browser legacy yang tersisa biasanya disajikan format fallback otomatis lewat HTML <picture> atau library image.

Apakah WebP merusak SEO gambar?

Tidak. Google merayapi WebP sebagaimana JPEG/PNG. Pastikan tetap pakai alt text deskriptif, ukuran proporsional, dan loading attribute yang tepat.

Bagikan