Digital Marketing
Konversi (Conversion)
TL;DR: Konversi adalah tindakan bernilai yang dilakukan pengunjung sesuai tujuan Anda, seperti membeli, mendaftar, atau mengisi formulir. Setiap halaman sebaiknya punya satu tujuan konversi yang jelas. Tanpa definisi konversi yang spesifik, sulit menilai apakah sebuah halaman atau kampanye benar-benar berhasil.
Apa itu Konversi?
Konversi adalah saat pengunjung berpindah dari sekadar melihat menjadi bertindak. Tindakan itu bisa besar seperti pembelian, atau kecil seperti mengklik tombol unduh. Yang membuat sebuah tindakan disebut konversi adalah kesesuaiannya dengan tujuan yang sudah Anda tetapkan untuk halaman tersebut.
Analoginya seperti tujuan sebuah percakapan penjualan: bukan sekadar mengobrol, tapi mengarah ke kesepakatan tertentu. Konversi adalah dasar dari conversion rate, yaitu persentase pengunjung yang benar-benar melakukan tindakan tersebut dibanding total pengunjung.
Jenis Konversi
| Jenis | Contoh tindakan |
|---|---|
| Konversi utama (makro) | Pembelian, langganan, pengisian formulir kontak |
| Konversi mikro | Klik tombol, menonton video, menambah ke keranjang |
| Konversi penjualan | Transaksi dengan nilai uang langsung |
| Konversi prospek | Pengunjung meninggalkan data kontak |
Tindakan kecil yang menuju tujuan akhir disebut micro-conversion, dan sering jadi sinyal awal bahwa pengunjung bergerak maju dalam funnel. Setiap konversi biasanya dipicu oleh ajakan yang jelas, sehingga kualitas sebuah CTA sangat memengaruhi seberapa sering konversi terjadi.
Kenapa Penting?
Bagi pemilik bisnis di Indonesia, mendefinisikan konversi secara spesifik mengubah cara menilai sebuah website dari "kelihatan bagus" menjadi "menghasilkan tindakan". Tanpa tujuan konversi yang jelas, trafik tinggi bisa menyesatkan karena ramai dikunjungi tetapi sepi hasil. Kerangka pengukuran konversi yang umum dipakai dibahas dalam dokumentasi Google Analytics tentang konversi.
Pertanyaan Umum
Apa beda konversi dan conversion rate?
Konversi adalah tindakannya, sedangkan conversion rate adalah persentasenya. Satu pembelian adalah satu konversi, sementara conversion rate menghitung berapa persen dari seluruh pengunjung yang melakukan pembelian itu.
Apakah satu halaman boleh punya banyak tujuan konversi?
Sebaiknya satu halaman punya satu tujuan utama. Terlalu banyak ajakan bersaing membuat pengunjung bingung dan justru menurunkan jumlah tindakan yang diselesaikan.