Digital Transformation

Largest Contentful Paint (LCP)

Largest Contentful Paint adalah metrik Core Web Vitals yang mengukur waktu sampai elemen terbesar di layar pertama termuat, ambang skor baik di bawah 2,5 detik.

Vito Atmo
Vito Atmo·26 April 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Largest Contentful Paint atau LCP mencatat berapa detik elemen visual terbesar di viewport pertama selesai dirender, biasanya gambar hero atau heading utama. Sejak 2021 LCP menjadi sinyal peringkat Google. Skor sehat di bawah 2,5 detik. Buruk di atas 4 detik.

Apa itu Largest Contentful Paint?

LCP adalah salah satu dari tiga metrik Core Web Vitals yang dipakai Google untuk menilai pengalaman loading sebuah halaman. Metrik ini fokus pada satu elemen, yang terbesar dan terlihat oleh pengguna saat halaman dibuka. Dokumentasi lengkap tersedia di web.dev tentang LCP.

Yang sering jadi target LCP: gambar hero, banner produk, atau judul artikel besar. Bukan keseluruhan halaman.

Cara Kerja LCP

SkorStatusTindakan
< 2,5 detikBaikPertahankan
2,5 - 4 detikPerlu perbaikanOptimasi gambar dan font
> 4 detikBurukAudit total render path

Penyebab umum LCP buruk: gambar hero terlalu besar tanpa optimasi, font web yang block render, server response time tinggi, atau JavaScript yang menunda parsing HTML.

Kenapa Penting?

LCP berdampak langsung pada ranking Google dan tingkat bounce. Berdasarkan praktik di proyek client Atmo dan Vetmo, perbaikan LCP dari 4 detik ke 2 detik menurunkan bounce rate 15-25 persen pada halaman landing utama. Untuk e-commerce, setiap detik tambahan LCP berkorelasi dengan penurunan konversi 5-8 persen menurut riset industri yang konsisten beberapa tahun terakhir.

Pertanyaan Umum

Bagaimana cek LCP halaman saya?

Pakai PageSpeed Insights, Chrome DevTools Performance panel, atau Chrome UX Report untuk data real user.

Apa beda LCP dan First Contentful Paint?

FCP mencatat elemen pertama apa pun yang muncul, sedangkan LCP fokus pada elemen terbesar yang relevan untuk pengguna.

Bagikan