Digital Transformation

Last-Modified Header

Vito Atmo
Vito Atmo·1 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Last-Modified header adalah header HTTP yang dikirim server untuk menandai tanggal terakhir sebuah halaman dimodifikasi. Mesin pencari memakainya untuk memutuskan apakah perlu re-crawl halaman, sementara browser memakainya untuk validasi cache. Format standarnya mengikuti RFC 7232.

Apa itu Last-Modified Header?

Last-Modified header adalah salah satu HTTP response header yang dikirim server bersama konten halaman. Nilainya berupa timestamp dalam format Day, DD Mon YYYY HH:MM:SS GMT, misalnya Wed, 02 Jun 2026 04:00:00 GMT. Kombinasinya dengan crawl budget sangat penting untuk website besar karena Googlebot akan memprioritaskan halaman yang benar-benar berubah.

Saat browser atau bot sudah pernah mengakses halaman, request berikutnya dapat menyertakan If-Modified-Since. Server kemudian merespons 304 Not Modified jika konten tidak berubah, sehingga bandwidth dan waktu rendering hemat.

Cara Kerja di Sisi Server

KomponenPeran
ServerMengirim Last-Modified saat respons 200 OK
BrowserMenyimpan timestamp untuk cache validation
Bot mesin pencariMembandingkan dengan timestamp di indeks
If-Modified-SinceHeader request balasan dari klien
304 Not ModifiedRespons tanpa body, hemat bandwidth

Implementasi di Next.js dapat dilakukan lewat headers() API atau middleware. Untuk halaman dinamis dengan Incremental Static Regeneration, nilai header biasanya diisi dari kolom updated_at di database.

Kenapa Penting?

Untuk website bisnis Indonesia yang punya ratusan halaman, header ini menghemat resource server dan memperjelas sinyal kebaruan ke Google. Dalam pengalaman Vito Atmo membangun website klien, halaman tanpa Last-Modified cenderung jarang di-recrawl, padahal isinya sering diperbarui. Pasangan header ini bersama XML sitemap dengan <lastmod> yang konsisten memberi sinyal kuat ke crawler bahwa konten layak dikunjungi ulang.

Pertanyaan Umum

Apakah Last-Modified header wajib?

Tidak wajib, tapi disarankan untuk halaman yang sering diperbarui. Tanpa header ini, browser dan bot akan selalu menarik konten penuh.

Apa bedanya dengan ETag?

ETag memakai hash konten, sementara Last-Modified memakai timestamp. Keduanya bisa dipakai bersamaan, tapi ETag lebih akurat untuk konten yang berubah dalam hitungan detik.

Bagikan