Digital Marketing

Link Equity

Link equity adalah nilai otoritas yang dialirkan dari satu halaman web ke halaman lain melalui hyperlink, dipakai mesin pencari untuk menilai kredibilitas dan ranking sebuah halaman.

Vito Atmo
Vito Atmo·27 April 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Link equity adalah nilai otoritas SEO yang mengalir dari satu halaman ke halaman lain via hyperlink. Semakin tinggi otoritas halaman pemberi link, semakin besar dampaknya pada ranking halaman penerima. Distribusi internal link yang strategis bisa menaikkan posisi halaman target tanpa membangun backlink baru.

Link equity, dulu dikenal sebagai PageRank, adalah konsep di mana setiap link bertindak sebagai sinyal kepercayaan. Ketika halaman A me-link halaman B, sebagian otoritas A "mengalir" ke B. Konsep ini lahir dari algoritma asli Google dan masih jadi salah satu ranking factor utama hingga 2026.

Analogi sederhana: bayangkan rekomendasi profesional. Rekomendasi dari CEO perusahaan besar lebih bernilai daripada rekomendasi dari teman biasa. Link dari domain otoritatif seperti Wikipedia atau Harvard.edu mengalirkan equity lebih besar dibanding link dari blog kecil.

FaktorPengaruh
Otoritas domain pemberi linkDomain rating tinggi mengalirkan equity lebih besar
Relevansi topikLink dari halaman setopik lebih bernilai
Posisi link di halamanLink di body teks lebih kuat dari di footer
Jumlah link di halamanSemakin banyak link, semakin tipis equity per link
Atribut linkLink dofollow mengalirkan equity, nofollow tidak

Kenapa Penting?

Link equity menjadi modal utama strategi internal linking untuk marketer Indonesia. Halaman pilar yang kuat dapat menyalurkan otoritasnya ke halaman target seperti landing page produk atau artikel komersial. Tanpa pemahaman link equity, struktur situs sering kali sia-sia mengalirkan otoritas ke halaman seperti "Privacy Policy" alih-alih halaman uang.

Pertanyaan Umum

Hampir sama. PageRank adalah algoritma asli Google untuk menghitung link equity. Sejak 2016 Google menyembunyikan skor publik PageRank, tapi konsepnya tetap menjadi dasar perhitungan otoritas.

Tambahkan internal link kontekstual dari halaman dengan otoritas tinggi (homepage, pillar page, artikel populer) ke halaman target. Pastikan link berada di body teks dengan anchor deskriptif.

Bagikan