Digital Marketing

Nofollow Link (Tautan Nofollow)

Vito Atmo
Vito Atmo·13 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Nofollow link adalah tautan yang diberi atribut rel="nofollow" sehingga mesin pencari diberi sinyal untuk tidak meneruskan otoritas peringkat (link equity) ke halaman tujuan. Sejak 2019, Google memperlakukan nofollow sebagai petunjuk (hint), bukan perintah mutlak, dan menambah varian rel="sponsored" serta rel="ugc".

Nofollow link adalah tautan yang ditandai dengan atribut HTML rel="nofollow". Atribut ini awalnya diperkenalkan Google pada 2005 untuk melawan spam komentar. Bayangkan tautan biasa sebagai surat rekomendasi: dengan memasang link ke sebuah halaman, Anda seolah berkata "halaman ini layak dipercaya". Nofollow adalah cara berkata "saya menautkan ke sini, tetapi saya tidak menjamin reputasinya".

Kebalikannya adalah do-follow link, tautan default yang meneruskan sinyal otoritas. Dalam praktik SEO off-page, kombinasi keduanya membentuk profil tautan yang terlihat alami di mata mesin pencari.

Kapan Nofollow Dipakai?

SituasiAtribut yang tepat
Link berbayar atau iklanrel="sponsored"
Komentar, forum, konten penggunarel="ugc"
Link yang tidak ingin Anda jaminrel="nofollow"
Link editorial alamido-follow (tanpa atribut)

Per dokumentasi resmi Google, sejak Maret 2020 ketiga atribut ini diperlakukan sebagai petunjuk untuk crawling dan indexing, bukan instruksi kaku. Artinya Google tetap bisa memilih mengikuti tautan tersebut jika relevan.

Kenapa Penting?

Bagi marketer dan pemilik bisnis di Indonesia, memahami nofollow membantu menjaga profil tautan tetap sehat. Profil yang 100% do-follow justru terlihat tidak wajar dan berisiko. Mencampurkan tautan nofollow secara alami, misalnya dari media sosial atau direktori, membuat anchor text ratio dan distribusi link equity tampak organik. Dalam beberapa audit backlink yang saya tangani, situs dengan campuran sehat lebih tahan terhadap pembaruan algoritma dibanding yang mengandalkan satu jenis tautan saja.

Pertanyaan Umum

Tidak. Walau tidak meneruskan otoritas secara langsung, nofollow tetap mendatangkan traffic rujukan, memperluas jangkauan brand, dan membuat profil tautan tampak natural.

Apa beda nofollow, sponsored, dan ugc?

Ketiganya menandai jenis tautan berbeda: sponsored untuk link berbayar, ugc untuk konten buatan pengguna, dan nofollow untuk tautan umum yang tidak ingin Anda jamin. Google menyarankan memakai atribut paling spesifik.

Bagikan