Digital Marketing
Prompt Evidence Trust Decay
TL;DR: Prompt Evidence Trust Decay adalah laju penurunan trust score sebuah evidence di mata agen AI ketika konten sumber tidak diperbarui atau tidak mendapat sinyal sitasi baru. Marketer perlu memantau decay supaya tidak kehilangan slot sitasi di AI Overview dan Perplexity.
Apa itu Prompt Evidence Trust Decay?
Prompt Evidence Trust Decay adalah konsep evaluasi konten dari sudut pandang agen AI. Setiap evidence punya trust score yang berkurang per minggu jika tidak ada update tanggal, sitasi balik, atau sinyal entity baru. Konsep ini melengkapi prompt evidence half-life yang fokus pada usia paruh, sementara decay menggambarkan kurva penurunan kepercayaan.
Faktor Pemicu Decay
| Faktor | Pengaruh |
|---|---|
| Tidak ada dateModified update | Tinggi |
| Tidak ada sitasi internal baru | Sedang |
| Tidak ada author cross-reference | Sedang |
| Schema kadaluwarsa | Tinggi |
Per pengalaman audit di vitoatmo.com, sebuah artikel evergreen mengalami decay rata-rata 2,5 persen per minggu kalau tidak ada sinyal pembaruan apapun. Lihat juga panduan audit internal linking GSC yang relevan.
Kenapa Penting?
Decay yang tidak dikelola membuat konten lama tergeser oleh pesaing yang lebih disiplin update. Untuk konten pilar seperti panduan Core Web Vitals, refresh kecil setiap 30 hari cukup menahan decay.
Pertanyaan Umum
Bagaimana cara memantau decay?
Audit posisi sitasi konten di 3 prompt utama tiap 2 minggu. Catat ranking dan frekuensi sitasi.
Apa beda dengan content decay biasa?
Content decay umumnya soal trafik organik Google, sedangkan trust decay fokus pada sitasi di agen AI dan jawaban LLM.
Istilah Terkait