Digital Marketing
Schema ImageObject
TL;DR: Schema ImageObject adalah markup JSON-LD yang menjelaskan sebuah gambar beserta metadata pentingnya kepada mesin pencari. Markup ini membantu situs muncul di Google Images, mendukung fitur lisensi gambar di SERP, dan memperkaya konteks visual untuk AI Search.
Apa itu Schema ImageObject?
Schema ImageObject adalah tipe data turunan dari MediaObject di Schema.org. Tujuannya adalah memberi konteks pada gambar, mulai dari URL file, ukuran, kreator, hingga lisensi. Banyak markup lain seperti Schema Article atau Schema Product mengandalkan ImageObject untuk properti image.
Analogi praktisnya, alt text menjelaskan gambar untuk pembaca dan crawler dalam satu kalimat, sementara Schema ImageObject memberi metadata terstruktur yang bisa dibaca mesin secara lebih kaya.
Properti Utama
| Properti | Fungsi |
|---|---|
url | URL absolut file gambar |
width / height | Dimensi piksel |
caption | Keterangan singkat |
creator | Person atau Organization pembuat gambar |
license | URL halaman lisensi gambar |
contentUrl | URL kontennya |
acquireLicensePage | Halaman pembelian lisensi |
Kenapa Penting?
Menurut panduan Google Search Central tentang image license metadata, ImageObject yang lengkap membuka peluang badge lisensi di Google Images, sebuah sinyal kuat untuk fotografer, desainer, dan situs editorial. Untuk situs editorial Indonesia yang mengandalkan visual original, markup ini memperkuat klaim kepemilikan gambar dan mengurangi penyalahgunaan.
Di sisi AI Search, ImageObject membantu model multimodal memahami konteks gambar lebih cepat. Ini relevan untuk situs yang ingin muncul di AI Overview maupun pencarian visual berbasis embedding.
Pertanyaan Umum
Apakah harus dipasang untuk setiap gambar?
Tidak. Cukup untuk gambar yang penting secara SEO, misalnya cover artikel, foto produk, dan gambar yang dilisensikan. Gambar dekoratif tidak perlu.
Apakah ImageObject bisa berdiri sendiri?
Bisa, tapi paling kuat saat di-embed sebagai properti image di markup utama seperti Article atau Product.