Digital Transformation

SSG vs SSR

Vito Atmo
Vito Atmo·22 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: SSG (Static Site Generation) membangun seluruh halaman HTML saat proses build, lalu menyajikannya dari CDN tanpa proses server tambahan, sehingga waktu muat sangat cepat. SSR (Server-Side Rendering) merender halaman di server setiap kali ada permintaan, sehingga datanya selalu mutakhir tetapi menambah waktu proses. Pilihannya bergantung pada seberapa sering data berubah.

Apa itu SSG vs SSR?

SSG dan SSR adalah dua strategi merender halaman web sebelum sampai ke browser pengguna. Pada SSG, HTML sudah jadi sejak awal, ibarat buku yang sudah dicetak dan tinggal dibagikan. Pada SSR, HTML dirakit ulang setiap kali ada yang meminta, mirip pesanan dapur yang dimasak saat pelanggan datang. Keduanya berbeda dari rendering di sisi klien yang menyerahkan perakitan ke browser dan kerap memperlambat metrik seperti Core Web Vitals.

Dalam praktik membangun situs dengan Next.js, saya cenderung memakai SSG untuk halaman yang jarang berubah (profil, layanan, glosarium) dan SSR untuk halaman yang butuh data terbaru tiap kunjungan (dashboard, hasil pencarian). Pendekatan ini selaras dengan arsitektur JAMstack yang memisahkan konten statis dari logika dinamis.

Perbandingan Singkat

AspekSSGSSR
Waktu renderSaat buildSaat permintaan
Kecepatan muatSangat cepat (dari CDN)Bergantung beban server
Kesegaran dataPerlu build ulang atau ISRSelalu terbaru
Beban serverMinimalLebih tinggi
Cocok untukBlog, profil, landing pageData personal, sering berubah

Kenapa Penting?

Bagi pebisnis Indonesia yang ingin situsnya cepat dan hemat biaya server, SSG sering jadi titik awal yang masuk akal karena halaman statis lebih ringan dan stabil di trafik tinggi. SSR berguna ketika konten harus akurat per-detik. Banyak framework modern juga menawarkan jalan tengah seperti Incremental Static Regeneration, yang menjaga kecepatan SSG sambil memperbarui konten secara berkala. Panduan resmi rendering ada di dokumentasi Next.js.

Pertanyaan Umum

Apakah SSG selalu lebih cepat dari SSR?

Untuk muatan awal, SSG umumnya lebih cepat karena file sudah jadi dan disajikan dari CDN. SSR bisa mendekati jika server dan cache dioptimalkan, tetapi tetap ada proses render per-permintaan.

Kapan sebaiknya memakai SSR?

Saat konten harus selalu mutakhir per pengguna atau per-detik, misalnya harga real-time, hasil pencarian, atau halaman yang bergantung pada sesi login.

Bagikan