Digital Transformation

TTFB Budget (Time to First Byte Budget)

Vito Atmo
Vito Atmo·3 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: TTFB Budget adalah ambang waktu yang ditetapkan supaya Time to First Byte tetap di bawah 600 ms untuk pengalaman pengguna yang baik. Angka ini menjadi indikator awal kesehatan server, CDN, dan rendering strategy sebelum LCP terjadi.

Apa itu TTFB Budget?

TTFB Budget adalah batas waktu maksimum dari saat browser mengirim request HTTP sampai byte pertama respons sampai. Praktik standar Google merekomendasikan TTFB di bawah 600 ms untuk halaman bagus, dan di bawah 200 ms untuk halaman sangat cepat. Budget ini menjadi anggaran teknis yang dijaga developer supaya Core Web Vitals lain seperti LCP Budget tidak ikut bengkak.

Komponen TTFB

KomponenKontribusi tipikal
DNS lookup20 ms hingga 120 ms
TLS handshake50 ms hingga 200 ms
Server processing50 ms hingga 400 ms
Edge cache hitdi bawah 50 ms

Pada arsitektur Next.js dengan static generation atau ISR, server processing bisa ditekan ke bawah 100 ms karena halaman sudah pre-rendered di CDN edge.

Kenapa Penting?

TTFB yang tinggi memperlambat seluruh rantai rendering. Jika TTFB sudah 800 ms, LCP nyaris mustahil di bawah 2,5 detik tanpa optimasi ekstra di sisi gambar dan skrip. Untuk pasar Indonesia dengan kondisi jaringan 4G yang bervariasi, target TTFB di bawah 600 ms membantu menjaga bounce rate tetap rendah dan konversi tetap stabil.

Pertanyaan Umum

Apakah TTFB sama dengan LCP?

Tidak. TTFB mengukur respons server pertama, sedangkan LCP mengukur kapan elemen terbesar di viewport selesai dirender. TTFB adalah sub-komponen yang mendahului LCP.

Bagaimana cara menurunkan TTFB?

Pakai CDN edge seperti Vercel atau Cloudflare, aktifkan caching agresif, gunakan static generation atau ISR di Next.js, dan kurangi blocking database call di route handler.

Bagikan