Digital Marketing

AIDA (Attention, Interest, Desire, Action)

Vito Atmo
Vito Atmo·2 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: AIDA adalah model copywriting empat tahap (Attention, Interest, Desire, Action) yang menstrukturkan landing page, iklan, dan email penjualan. Walaupun klasik, AIDA tetap menjadi kerangka paling sederhana untuk pemula sebelum naik ke formula yang lebih spesifik seperti PAS atau JTBD.

Apa itu AIDA?

AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. Model ini diperkenalkan oleh Elias St. Elmo Lewis pada akhir abad 19 sebagai panduan agen iklan untuk menyusun pesan yang menggerakkan calon pembeli melalui tahapan psikologis. Hingga kini, AIDA masih menjadi pondasi pengajaran copywriting di banyak agensi digital, termasuk untuk pesan di landing page dan email marketing.

Anggap AIDA seperti pintu masuk hingga ruang transaksi. Tanpa Attention, calon pelanggan bahkan tidak masuk pintu. Tanpa Action, mereka berkeliling tanpa pernah membeli.

Empat Tahap AIDA

TahapTujuanContoh Eksekusi
AttentionBerhentikan scrollHeadline kontradiktif, statistik mengejutkan
InterestPertahankan perhatian 5-10 detikStorytelling singkat, masalah relatable
DesireBangun keinginanBenefit konkret, bukti sosial, hasil terukur
ActionDorong klik atau pembelianCTA tunggal, jelas, sesuai konteks

AIDA vs Formula Lain

AIDA cocok untuk pemula. Untuk kasus lebih spesifik, pertimbangkan PAS (Problem, Agitate, Solution) untuk pain-point yang akut, atau gunakan kerangka [Jobs-to-be-Done](/artikel/jtbd-marketer-indonesia-pesan-konversi-tinggi-2026) ketika ingin menggali motivasi pembelian.

Kenapa Penting?

Bagi marketer Indonesia yang mengelola landing page atau iklan media sosial, AIDA memberi struktur cepat saat draft pertama. Tanpa kerangka, copy cenderung bertele-tele atau langsung mendorong CTA tanpa membangun konteks. Riset dari Nielsen Norman Group menunjukkan pengguna mengabaikan elemen visual yang tidak punya hook awal yang jelas, persis tahap Attention.

Pertanyaan Umum

Relevan, tetapi pelan-pelan ada penyesuaian. Tahap Attention kini juga dievaluasi oleh model AI yang menyaring konten untuk dijadikan jawaban, bukan hanya manusia.

AIDA cocok untuk konten apa?

Paling efektif untuk landing page produk, iklan berbayar, email penjualan, dan caption media sosial. Untuk artikel edukasi panjang, kerangka content pillar lebih relevan.

Bagikan