Digital Marketing

Attention Metrics

Vito Atmo
Vito Atmo·27 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Attention Metrics adalah generasi baru pengukuran iklan yang mengganti metrik viewability klasik. Bukan sekadar iklan muncul di layar, tapi seberapa lama dipandang, seberapa interaktif, dan seberapa kuat sinyal perhatian pengguna. Vendor seperti Adelaide, Lumen, dan IAS sudah mendukung pengukuran ini untuk Meta, YouTube, TikTok, dan display.

Apa itu Attention Metrics?

Attention Metrics adalah pendekatan pengukuran iklan yang mengukur kualitas perhatian (attention quality) bukan sekadar exposure. Metrik viewability klasik IAB (50% piksel muncul minimal 1 detik) terbukti tidak berkorelasi kuat dengan brand lift atau konversi. Riset IAB tahun 2022 menunjukkan iklan dengan attention score tinggi punya brand recall 3-7x lebih kuat dibanding iklan yang hanya memenuhi syarat viewable.

Analogi: viewability seperti memastikan billboard ada di pinggir jalan, sementara attention metrics mengukur berapa banyak pengemudi yang benar-benar menoleh.

Komponen Attention Metrics

MetrikYang diukurContoh threshold
Attentive SecondsDurasi piksel iklan terlihat aktifLebih dari 2,5 detik
Eye-Track / GazeApakah mata pengguna mengarah ke iklanSample panel-based
Interaction SignalHover, scroll-stop, tap, swipePer platform
Audio-On RateIklan video diputar dengan suaraYouTube, TikTok
Completion Rate BerkualitasSelesai tonton di atas threshold attention75%+

Vendor populer: Adelaide (AU), Lumen (panel-based), IAS Total Quality, dan DoubleVerify Authentic Attention. Output biasanya berupa attention score 0-100 dan benchmark per industri.

Kenapa Penting?

Marketer Indonesia yang menjalankan iklan brand-awareness di TikTok dan YouTube sering mengalami CPM murah tapi brand lift datar. Penyebabnya, banyak impresi adalah scroll-pass yang tidak diperhatikan. Mengukur dan mengoptimasi attention bisa naikkan ROI brand campaign 25-50% berdasarkan studi kasus internal beberapa agensi Asia. Saat menjalankan kampanye Vetmo di TikTok, mengganti optimasi dari viewability ke attentive seconds menurunkan biaya per kunjungan situs 31%.

Pertanyaan Umum

Apakah attention metrics menggantikan ROAS?

Tidak. ROAS tetap relevan untuk performance campaign, tapi attention lebih cocok untuk upper-funnel brand campaign yang tidak bisa diukur via konversi langsung.

Bagaimana cara memulai pengukuran attention?

Mulai dari satu platform utama (misal YouTube atau Meta), pakai vendor seperti DoubleVerify atau IAS yang sudah terintegrasi sebagai measurement partner. Bandingkan creative A/B dengan attention score sebagai metric utama.

Bagikan