Digital Marketing

MER (Marketing Efficiency Ratio)

Vito Atmo
Vito Atmo·27 Mei 2026·0 kali dibaca·3 min baca

TL;DR: MER (Marketing Efficiency Ratio) adalah rasio total revenue dibagi total marketing spend dalam periode tertentu. Berbeda dengan ROAS yang per channel, MER mengukur efisiensi marketing secara agregat. Benchmark sehat e-commerce Indonesia umumnya 3,0 ke atas, sementara brand baru biasanya berada di 1,5 sampai 2,5.

Apa itu MER?

MER (Marketing Efficiency Ratio) adalah metrik agregat yang menjawab pertanyaan paling sederhana sekaligus paling penting bagi pemilik bisnis: "Untuk setiap rupiah yang saya keluarkan ke marketing, berapa revenue yang masuk?" Rumusnya MER = Total Revenue / Total Marketing Spend. Karena memakai total agregat, MER tidak terpengaruh oleh perbedaan model attribution windows yang sering bikin angka per platform tidak konsisten.

Analogi sederhana: kalau ROAS adalah nilai gizi per menu, MER adalah nilai gizi total dari semua makanan dalam sehari. ROAS bisa bagus per channel tapi total marketing tetap rugi karena ada double-counting attribution antar platform.

Cara Hitung MER

KomponenContoh nilai bulanan
Total revenueRp 500.000.000
Meta Ads spendRp 80.000.000
Google Ads spendRp 60.000.000
TikTok Ads spendRp 30.000.000
Influencer + KOLRp 20.000.000
Total marketing spendRp 190.000.000
MER500/190 = 2,63

Beberapa praktisi memisahkan jadi blended MER (semua revenue dibagi semua spend) dan paid MER (revenue dibagi paid spend saja, exclude organic). Pilih satu konvensi dan stick dengannya supaya tren bulanan bisa dibandingkan.

Kenapa Penting?

Sejak pembatasan tracking iOS 14.5 dan deprecation cookie pihak ketiga, ROAS per channel sering overstated atau understated. MER memberi gambaran efisiensi yang lebih jujur karena revenue total tidak bisa di-double-count. Untuk pemilik bisnis Indonesia yang menjalankan multi-channel (Meta + Google + TikTok + Shopee Ads), MER jadi north-star metric yang lebih reliable dibanding blended ROAS.

Kalau MER turun sementara ROAS per channel tetap, biasanya ada cannibalization antar channel atau organic revenue ikut diklaim sebagai paid revenue.

Pertanyaan Umum

Apa bedanya MER dengan ROAS?

ROAS dihitung per channel (Meta ROAS 4,2; Google ROAS 5,1), sementara MER agregat semua channel. ROAS rawan inflasi karena double attribution; MER lebih jujur karena memakai revenue total.

Berapa MER yang dianggap sehat?

Bervariasi per industri. E-commerce fashion umumnya MER 2,8 sampai 4,0; SaaS B2B bisa MER 4,0 ke atas karena LTV tinggi; brand baru biasanya MER 1,5 sampai 2,5 saat fase akuisisi.

Bagikan