Digital Transformation
CrUX API (Chrome UX Report API)
TL;DR: CrUX API adalah REST API Google yang mengembalikan data Core Web Vitals 28 hari terakhir dari pengguna Chrome nyata untuk URL atau origin tertentu. Gratis hingga 150 query per menit, ideal untuk dashboard monitoring dan validasi peringkat SEO.
Apa itu CrUX API?
CrUX (Chrome User Experience Report) adalah dataset publik berisi field data dari pengguna Chrome yang opt-in. CrUX API memungkinkan Anda query dataset ini secara real-time untuk URL atau origin manapun.
Berbeda dengan web-vitals library yang mengukur pengunjung situs Anda sendiri, CrUX API mengembalikan data agregat lintas situs. Ini berguna untuk benchmark kompetitor atau memvalidasi skor sebelum domain Anda punya cukup traffic untuk RUM internal.
Cara Kerja
| Parameter | Fungsi |
|---|---|
url atau origin | Target query (URL spesifik atau seluruh domain) |
formFactor | PHONE, DESKTOP, atau TABLET |
metrics | largest_contentful_paint, interaction_to_next_paint, cumulative_layout_shift, dll |
Response berisi distribusi histogram (good/needs-improvement/poor) dan p75 value yang persis dipakai Google untuk menentukan apakah halaman lulus Core Web Vitals.
Kenapa Penting?
Per Maret 2026, Google menggunakan p75 dari field data sebagai sinyal ranking. CrUX API adalah satu-satunya cara mendapatkan angka yang persis sama dengan yang dipakai Search algorithm, tanpa harus menunggu data CrUX Dashboard ter-update setiap bulan.
Pertanyaan Umum
Apakah CrUX API gratis?
Ya. Quota default 150 query per menit, cukup untuk dashboard internal. Butuh API key dari Google Cloud Console.
Kenapa beberapa URL kembali "no data"?
URL butuh minimum traffic Chrome users opt-in (kira-kira 1000+ kunjungan dalam 28 hari) sebelum CrUX punya cukup sample.
Istilah Terkait