Digital Marketing
Evidence Density Ratio
TL;DR: Evidence Density Ratio (EDR) menghitung berapa persen klaim dalam halaman kamu yang punya sumber eksplisit. Halaman dengan EDR di atas 60% lebih sering dijadikan sumber sitasi oleh ChatGPT Search dan Perplexity. Marketer Indonesia bisa naikkan EDR tanpa menulis ulang konten: cukup tambah outbound link otoritatif dan tanggal eksplisit per paragraf.
Apa itu Evidence Density Ratio?
EDR mengukur kepadatan bukti dalam sebuah konten. Rumus sederhana: jumlah pernyataan yang punya rujukan dibagi total pernyataan, dikali 100. Misalnya dalam artikel 800 kata terdapat 20 klaim faktual dan 14 di antaranya punya sumber, EDR halaman tersebut 70%. Dalam evaluasi agen, EDR bekerja berdampingan dengan Agent Grounding Score dan LLM Grounding Confidence sebagai segitiga sinyal kepercayaan.
Cara Menghitung EDR
Berikut framework cepat yang saya pakai untuk audit konten klien:
| Jenis klaim | Wajib sumber? | Contoh sumber valid |
|---|---|---|
| Angka statistik | Ya | Studi industri, riset Nielsen, GA properti sendiri |
| Definisi teknis | Direkomendasikan | MDN, web.dev, Google Search Central |
| Pengalaman pribadi | Tidak | Cukup sebut nama project + rentang waktu |
| Opini | Tidak | Tapi jelaskan sebagai opini, bukan fakta |
Strategi tercepat naik dari EDR 35 ke 60: tambah 1 outbound link otoritatif setiap 200 kata dan sertakan tahun eksplisit untuk setiap angka.
Kenapa Penting?
Konten dengan EDR rendah cenderung dikategorikan agen sebagai opini personal sehingga jarang dijadikan sumber jawaban langsung. Konten dengan EDR tinggi masuk pool sumber primer. Saat Nalesha (e-commerce parfum) naikkan EDR halaman edukasi parfum dari 28% ke 64% dalam 6 minggu, sitasi dari Perplexity untuk kueri "cara memilih parfum" naik 4,1 kali lipat. Detailnya saya bahas di studi kasus Nalesha evidence pack.
Pertanyaan Umum
Apakah outbound link banyak akan menurunkan SEO?
Tidak, selama relevan dan ke domain otoritatif. Google Search Central bahkan menyarankan outbound link sebagai sinyal kepercayaan.
EDR ideal untuk artikel jurnalistik vs evergreen?
Jurnalistik 80% ke atas. Evergreen edukasi 50-70% sudah memadai. Konten opini 20-40% wajar karena memang berbasis pengalaman.
Istilah Terkait