Digital Marketing

Google Analytics (Analitik Web Google)

Vito Atmo
Vito Atmo·11 Juni 2026·0 kali dibaca·4 min baca

TL;DR: Google Analytics adalah alat analitik gratis dari Google untuk mengukur perilaku pengunjung website. Versi terbaru, GA4, menggunakan model berbasis event menggantikan session-based tracking. Setiap bisnis dengan website wajib memasangnya untuk memahami dari mana traffic datang, halaman mana yang paling efektif, dan di mana pengunjung berhenti.

Apa itu Google Analytics?

Google Analytics (GA) adalah layanan analitik web dari Google yang memungkinkan pemilik situs melacak dan menganalisis bagaimana pengunjung berinteraksi dengan website mereka. Alat ini mencatat data seperti jumlah pengunjung, durasi kunjungan, halaman yang dilihat, sumber traffic, hingga tindakan konversi seperti pengisian formulir atau pembelian.

Sejak Juli 2023, Google beralih sepenuhnya ke GA4 (Google Analytics 4), generasi terbaru yang menggantikan Universal Analytics. Perbedaan mendasar: GA4 menggunakan model berbasis event, bukan session, sehingga lebih fleksibel dalam melacak interaksi lintas perangkat dan platform.

GA terintegrasi erat dengan Google Search Console untuk data keyword organik, dan dengan Google Tag Manager untuk pengelolaan tracking yang lebih terstruktur.

Metrik Utama di Google Analytics

MetrikArti Praktis
UsersJumlah pengunjung unik dalam periode tertentu
SessionsTotal kunjungan, satu user bisa punya banyak session
Bounce ratePersentase pengunjung yang keluar tanpa interaksi lebih lanjut
Avg. session durationRata-rata waktu yang dihabiskan per kunjungan
Conversion ratePersentase pengunjung yang menyelesaikan tujuan yang ditentukan
Acquisition channelsDari mana traffic datang: organic, direct, referral, social, paid

Cara Kerja GA4

GA4 merekam setiap interaksi pengguna sebagai "event". Klik tombol, scroll halaman, putar video, isi formulir, semua dicatat sebagai event dengan parameter yang menyertainya. Ini berbeda dari UA (Universal Analytics) yang mengandalkan pageview dan session sebagai unit utama.

Untuk bisnis yang menggunakan web analytics sebagai dasar keputusan, GA4 memberikan fleksibilitas lebih besar karena bisa melacak interaksi yang sebelumnya tidak tertangkap hanya dengan pageview.

Dalam proyek pembuatan website klien seperti Vetmo (platform pet care), pemasangan GA4 menjadi bagian standar dari setup awal, bersamaan dengan konfigurasi event untuk form submit dan scroll depth di halaman landing.

Cara Memasang GA4

Ada dua cara utama:

  1. Langsung via tag. Tambahkan kode JavaScript GA4 (measurement ID: G-XXXXXXXXXX) ke tag <head> website. Cocok untuk website sederhana.
  2. Via Google Tag Manager. Pasang GTM container, lalu kelola GA4 tag di dalamnya. Cara ini lebih scalable karena tracking bisa diubah tanpa harus masuk ke kode situs setiap kali.

Untuk situs Next.js, komponen @next/third-parties atau paket seperti @vercel/analytics bisa dikombinasikan dengan GA4 untuk tracking yang optimal.

Kenapa Penting?

Tanpa data analitik, keputusan marketing berjalan berdasarkan asumsi. GA4 membantu bisnis memahami konten mana yang mendatangkan organic traffic, halaman mana yang menyebabkan pengunjung keluar (high bounce rate), dan dari saluran mana konversi paling banyak datang.

Data ini menjadi fondasi untuk mengoptimalkan anggaran iklan, memperbaiki conversion rate, dan memprioritaskan pengembangan konten yang paling berdampak.

Pertanyaan Umum

Apakah Google Analytics benar-benar gratis?

Ya, versi standar GA4 gratis untuk semua pengguna. Ada versi berbayar bernama Google Analytics 360 untuk kebutuhan enterprise dengan volume data sangat besar dan SLA khusus, tapi untuk bisnis kecil hingga menengah, versi gratis sudah lebih dari cukup.

Berapa lama data tersimpan di GA4?

Secara default, data event GA4 disimpan selama 2 bulan. Untuk data user-level, defaultnya 14 bulan. Keduanya bisa diubah di pengaturan data retention di Admin GA4, maksimal 14 bulan untuk tier gratis.

Apakah GA4 bisa digunakan tanpa coding?

Bisa, untuk setup dasar. Pasang GTM (via antarmuka web), lalu tambahkan tag GA4 di dalamnya tanpa menyentuh kode website. Tapi untuk tracking event custom seperti klik tombol spesifik, diperlukan pemahaman dasar tentang selector CSS atau variable GTM.

Bagikan