Digital Transformation

Grounding Rate (Tingkat Kepatuhan Model AI pada Sumber)

Grounding Rate adalah persentase jawaban model AI yang sepenuhnya didukung sumber rujukan yang dikutip. Metrik ini menjadi standar internal tim untuk menekan risiko halusinasi dan menjaga kepercayaan pengguna.

Vito Atmo
Vito Atmo·11 Mei 2026·0 kali dibaca·3 min baca

TL;DR: Grounding Rate adalah persentase jawaban model AI yang setiap klaimnya bisa diverifikasi ke sumber rujukan yang disertakan. Skor sehat di atas 90 persen untuk produk berisiko tinggi (kesehatan, finansial, hukum) dan 75-85 persen untuk produk umum. Skor di bawah 70 persen menandakan risiko halusinasi yang berbahaya bagi brand.

Apa itu Grounding Rate?

Grounding Rate mengukur seberapa setia jawaban model AI pada konteks atau dokumen yang diberikan. Jika sebuah jawaban mengandung 5 klaim faktual dan 4 di antaranya bisa dirunut ke sumber yang dilampirkan, Grounding Rate jawaban itu adalah 80 persen. Tim produk menghitung rata-rata seluruh jawaban untuk mendapatkan skor sistem.

Istilah ini menjadi penting saat banyak tim Indonesia mulai membangun produk berbasis RAG di 2026. Klaim yang tidak grounded membuat hallucination sulit dideteksi, terutama saat model menjawab dengan nada percaya diri.

Cara Mengukur

KomponenCara Hitung
Klaim per jawabanPecah jawaban jadi unit fakta yang bisa diverifikasi
Sumber rujukanDaftar dokumen retrieval atau context yang dipakai
Skor per jawabanKlaim terdukung dibagi total klaim, dikali 100
Skor sistemRata-rata skor pada sample evaluasi minimal 50 jawaban

Banyak tim memakai pasangan reviewer manusia dan LLM-as-judge untuk menilai apakah tiap klaim terdukung. Hasil dari dua jalur ini di-rekonsiliasi supaya bias tunggal model tidak mendominasi penilaian.

Kenapa Penting?

Untuk marketer Indonesia yang memasarkan produk AI, Grounding Rate adalah angka yang bisa dipakai sebagai janji kualitas di SLA. Dalam praktik beberapa proyek terakhir, klien yang mempublikasikan skor grounding di halaman produk mendapatkan kepercayaan lebih tinggi dari calon pengguna B2B. Skor ini juga menjadi sinyal trust yang bisa dikutip kembali oleh generative AI search.

Untuk tim Indonesia yang patuh UU PDP dan regulasi sektoral (OJK, BPOM), Grounding Rate menjadi bukti due diligence bahwa output model tidak diizinkan menyimpang dari sumber rujukan.

Pertanyaan Umum

Apakah Grounding Rate sama dengan akurasi?

Tidak. Akurasi menilai apakah jawaban benar secara faktual menurut dunia luar. Grounding Rate menilai apakah jawaban setia pada sumber yang disodorkan. Jawaban bisa grounded tapi salah jika sumbernya keliru.

Berapa Grounding Rate yang dianggap baik?

Untuk produk konsumen umum 75-85 persen sudah layak rilis. Untuk produk kesehatan, finansial, hukum, target standar industri 90 persen ke atas. Bawah 70 persen menandakan sistem belum siap produksi.

Bagaimana menaikkan Grounding Rate?

Perbaiki kualitas retrieval (gunakan [reranking model](/glosarium/reranking-model)), persempit prompt instruksi supaya model dilarang berspekulasi, dan tambahkan guardrail yang menolak jawab saat konteks tidak cukup.

Bagikan