Digital Transformation

Microdata

Vito Atmo
Vito Atmo·8 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Microdata adalah salah satu format penulisan data terstruktur yang disematkan langsung ke dalam tag HTML lewat atribut seperti itemscope, itemtype, dan itemprop. Fungsinya membantu Google dan mesin AI membaca makna konten, bukan sekadar teksnya. Per 2026, sebagian besar praktisi lebih memilih JSON-LD, tapi memahami Microdata tetap berguna saat membaca markup lama atau template tertentu.

Apa itu Microdata?

Microdata adalah cara menandai konten HTML agar maknanya terbaca mesin. Alih-alih menaruh data di blok terpisah, atribut Microdata menempel pada elemen yang sudah ada di halaman. Analoginya seperti memberi label pada barang di rak: manusia melihat produk, mesin membaca labelnya. Microdata memakai kosakata dari structured data dan biasanya merujuk skema dari Schema.org, sama seperti format schema markup lainnya.

Cara Kerja dan Atribut Inti

Microdata bekerja lewat tiga atribut utama yang ditempel di tag HTML:

AtributFungsi
itemscopeMenandai sebuah blok sebagai satu entitas (misal: satu produk)
itemtypeMenyatakan jenis entitas, merujuk URL Schema.org
itempropMenandai properti spesifik, misal nama, harga, atau penulis

Karena menempel di markup yang sudah tampil, Microdata rentan rusak saat layout diubah. Inilah alasan banyak tim beralih ke JSON-LD yang ditaruh terpisah di dalam tag script.

Kenapa Penting?

Bagi marketer dan pemilik bisnis di Indonesia, data terstruktur menentukan apakah halaman berpeluang tampil sebagai rich snippet di hasil pencarian. Microdata adalah salah satu jalan menuju ke sana. Memahaminya membantu Anda berdiskusi lebih tajam dengan developer soal implementasi schema, terutama saat menangani template CMS lama yang masih memakai format ini.

Pertanyaan Umum

Apakah Microdata sama dengan JSON-LD?

Tidak. Keduanya sama-sama format data terstruktur, tapi Microdata menempel di tag HTML yang tampil, sedangkan JSON-LD ditaruh terpisah dalam blok script. Google mendukung keduanya, namun merekomendasikan JSON-LD.

Apakah Microdata masih dipakai pada 2026?

Masih, terutama di template lama dan beberapa platform e-commerce. Untuk proyek baru, JSON-LD umumnya lebih disarankan karena lebih mudah dipelihara.

Bagikan