Digital Transformation
Network Information API
TL;DR: Network Information API mengekspos properti
navigator.connectionyang berisieffectiveType,downlink, dansaveData. Marketer pakai sinyal ini untuk strategi adaptive loading di Indonesia, di mana sebagian besar trafik mobile masih bercampur antara 4G stabil dan koneksi melambat di sore hari.
Apa itu Network Information API?
API ini menyediakan estimasi tipe koneksi dan apakah pengguna mengaktifkan mode hemat data di perangkatnya. Berbeda dengan DNS Prefetch yang fokus ke resolusi domain, Network Information API memberi konteks kondisi jaringan real-time supaya halaman bisa beradaptasi.
Properti Utama
| Properti | Arti |
|---|---|
effectiveType | Salah satu dari slow-2g, 2g, 3g, 4g |
downlink | Estimasi kecepatan unduh dalam Mbps |
rtt | Estimasi round-trip time dalam ms |
saveData | True jika pengguna aktifkan mode hemat data |
Pakai pola: kalau effectiveType di bawah 4g atau saveData true, swap gambar high-res ke versi ringan dan tunda autoplay video.
Kenapa Penting?
Trafik mobile Indonesia sangat bervariasi: di kota besar 4G stabil, tapi di area sub-urban kecepatan turun drastis pada jam sibuk. Tanpa sinyal jaringan, website mengirim payload yang sama untuk semua pengguna. Network Information API memungkinkan pengiriman versi konten yang sesuai, sehingga LCP tetap di bawah 2,5 detik bahkan saat koneksi melambat.
Pertanyaan Umum
Apakah Network Information API tersedia di Safari?
Belum. Per April 2026 hanya Chrome, Edge, dan turunannya yang dukung penuh. Gunakan feature detection if ("connection" in navigator) dan terapkan strategi default untuk Safari.
Apakah pemakaiannya butuh consent atau permission?
Tidak butuh permission popup. Tapi karena ini mengekspos sinyal yang bisa dipakai untuk fingerprint, gunakan hanya untuk adaptive loading, bukan untuk tracking pengguna.