Digital Marketing
Pageview vs Session
Pageview menghitung setiap halaman yang dimuat, sedangkan session menghitung satu kunjungan pengguna ke situs. Keduanya mengukur hal berbeda dan tidak boleh dipertukarkan.
TL;DR: Pageview adalah jumlah halaman yang dimuat, satu pengguna bisa menghasilkan banyak pageview. Session adalah satu kunjungan pengguna ke situs, biasanya dengan timeout 30 menit. Marketer sering keliru menyamakan keduanya, padahal interpretasi data dan strategi optimasi yang dibangun bisa salah arah jika konsep ini tertukar.
Apa itu Pageview dan Session?
Pageview adalah peristiwa saat halaman web dimuat oleh browser. Setiap kali pengguna membuka atau memuat ulang sebuah halaman, satu pageview tercatat. Session adalah kelompok aktivitas pengguna dalam jangka waktu tertentu, biasanya berakhir setelah 30 menit tanpa interaksi atau saat pengguna menutup tab.
Di GA4, session dihitung lebih ketat karena memakai event session_start, sementara pageview tetap muncul sebagai event page_view.
Perbedaan Utama
| Aspek | Pageview | Session |
|---|---|---|
| Apa yang dihitung | Halaman dimuat | Kunjungan pengguna |
| Skala | Bisa banyak per kunjungan | Satu per kunjungan |
| Cocok untuk | Konten dan SEO | Akuisisi dan trafik |
| Hubungan dengan bounce rate | Tidak langsung | Langsung |
Praktik di lapangan, marketer sering melaporkan "trafik 100 ribu" tanpa menjelaskan apakah itu pageview atau session, padahal selisihnya bisa 1,3 sampai 2 kali lipat tergantung perilaku pengguna.
Kenapa Penting?
Pemilihan metrik yang tepat menentukan keputusan optimasi. Untuk pengukuran konten dan halaman individual, pageview lebih akurat. Untuk pengukuran akuisisi, kampanye iklan, dan funnel, session lebih relevan karena merepresentasikan jumlah pengguna yang benar-benar datang.
Pertanyaan Umum
Mana yang lebih besar, pageview atau session?
Pageview hampir selalu lebih besar atau sama dengan session, karena satu session bisa berisi banyak pageview.
Apakah GA4 masih punya pageview?
Masih. GA4 mempertahankan event page_view, hanya saja interpretasinya kini berbasis event, bukan model session lama seperti Universal Analytics.