Digital Marketing

Schema Course

Vito Atmo
Vito Atmo·4 Juni 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Schema Course adalah tipe Schema.org untuk mendeskripsikan kursus atau pelatihan, lengkap dengan penyedia, level, mode pembelajaran, hingga harga. Pemasangan benar membuat halaman kursus berpeluang masuk rich result education di Google dan dijadikan rujukan oleh AI Search.

Apa itu Schema Course?

Schema Course adalah markup terstruktur Schema.org yang menjelaskan sebuah kursus, baik online maupun tatap muka. Field utamanya name, description, provider, dan pendamping wajib hasCourseInstance yang mendeskripsikan sesi konkret (mode, bahasa, durasi). Pasangkan dengan Schema Organization untuk menampilkan penyedia kursus secara konsisten. Markup ini dipakai banyak platform LMS dan personal brand yang menjual pelatihan.

Struktur Wajib

FieldCatatan
nameJudul kursus singkat dan deskriptif
descriptionRingkasan 140 sampai 200 karakter
providerOrganization atau Person penyedia
hasCourseInstance.courseModeOnline, Onsite, Blended
hasCourseInstance.courseWorkloadDurasi total, format ISO 8601 (PT10H)
offers.priceWajib untuk eligibilitas rich result

Per Maret 2024, Google memisahkan rich result kursus berbayar dan gratis. Kursus gratis tetap eligible asal offers.price ditulis 0 dan availability InStock.

Kenapa Penting?

Untuk produk seperti Atmo (LMS yang saya bangun), markup Course adalah kunci agar setiap kelas terindeks sebagai entitas terpisah, bukan sekadar halaman blog. Dampaknya, halaman kelas lebih mudah dirujuk model AI Search saat pengguna bertanya "kursus marketing untuk pemula" tanpa harus menyebut brand. Untuk konsultan independen di Indonesia yang menjual pelatihan, Schema Course memberi sinyal otoritas yang lebih kuat dibanding halaman landing biasa.

Pertanyaan Umum

Apakah Schema Course wajib disertai Schema Organization?

Sangat dianjurkan. provider yang tertaut ke Organization valid membuat Knowledge Graph Google lebih mudah menghubungkan kursus ke entitas penyelenggara.

Apa beda Schema Course dan Schema Event?

Course berfokus pada kurikulum dan sertifikasi pembelajaran, sementara Event berfokus pada acara berjadwal terbatas. Kursus boleh punya instance berulang, event sekali jalan.

Bagikan