Digital Transformation
Subdomain
Subdomain adalah bagian tambahan di depan nama domain utama, seperti blog.contoh.com, yang berfungsi sebagai cabang situs terpisah.
TL;DR: Subdomain adalah prefiks di depan domain utama, misalnya
blog.domain.comataushop.domain.com. Google memperlakukan subdomain sebagai entitas terpisah dari domain utama, sehingga otoritas SEO tidak selalu diwariskan penuh. Pilihan antara subdomain dan subfolder memengaruhi strategi konten.
Apa itu Subdomain?
Subdomain adalah bagian sebelum domain utama yang memungkinkan pemilik website membuat cabang situs terpisah di bawah satu Domain. Secara teknis, subdomain bekerja sebagai host terpisah dalam sistem DNS. Anda bisa menaruh aplikasi, blog, dokumentasi, atau toko online di subdomain yang berbeda, masing-masing dengan teknologi dan server yang berbeda.
Analogi sederhana: jika vitoatmo.com adalah gedung utama, maka blog.vitoatmo.com adalah ruangan terpisah di gedung tersebut. Alamatnya terhubung, tetapi isinya bisa berdiri sendiri.
Subdomain vs Subfolder
| Aspek | Subdomain | Subfolder |
|---|---|---|
| Contoh | blog.domain.com | domain.com/blog |
| Warisan SEO | Terbatas | Penuh |
| Fleksibilitas tech stack | Tinggi | Rendah |
| Kompleksitas setup | Lebih rumit | Sederhana |
Google sendiri menyatakan keduanya bisa sama baiknya, tetapi praktik menunjukkan subfolder cenderung lebih cepat naik peringkat untuk konten baru. Referensi: Google Search Central FAQ Subdomain.
Kenapa Penting?
Dari pengalaman menangani website UMKM dan personal brand di Indonesia, pilihan subdomain biasanya didorong oleh kebutuhan teknis, bukan SEO. Misalnya, blog berbasis WordPress dipisah ke blog.domain.com karena situs utamanya pakai Next.js. Untuk bisnis kecil yang fokus pertumbuhan organik, subfolder sering lebih efisien karena otoritas domain utama langsung mengalir ke artikel baru.
Pertanyaan Umum
Apakah subdomain gratis?
Biasanya ya, selama Anda sudah memiliki domain utama. Subdomain dibuat di panel DNS registrar tanpa biaya tambahan.
Apakah subdomain punya SSL terpisah?
Bisa, dan umumnya disarankan. Layanan seperti Cloudflare atau Let's Encrypt mendukung wildcard SSL yang mencakup semua subdomain.
Istilah Terkait