Digital Transformation

WebP (Image Format)

WebP adalah format gambar modern dari Google yang memberikan kompresi lebih efisien dari JPEG dan PNG, sehingga mempercepat halaman web tanpa mengorbankan kualitas visual.

Vito Atmo
Vito Atmo·22 April 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: WebP adalah format gambar modern dari Google yang menghasilkan ukuran file 25-35% lebih kecil dari JPEG pada kualitas visual setara. Penggunaan WebP berdampak langsung pada LCP (Largest Contentful Paint) dan skor Core Web Vitals sebuah halaman.

Apa itu WebP?

WebP adalah format gambar yang dikembangkan Google sejak 2010 sebagai alternatif lebih efisien untuk JPEG, PNG, dan GIF. Format ini mendukung kompresi lossy maupun lossless, transparansi (alpha channel), serta animasi. Per April 2026, dukungan browser sudah mencakup Chrome, Firefox, Safari, dan Edge versi modern.

Perbandingan dengan Format Lain

FormatUkuran relatifTransparansiAnimasiUse case
JPEG100% (baseline)TidakTidakFoto
PNG150-200%YaTidakLogo, ikon
WebP65-75%YaYaPengganti JPEG/PNG
AVIF50-60%YaYaGenerasi berikutnya

Kenapa Penting?

Untuk pemilik website bisnis di Indonesia, koneksi mobile yang bervariasi menjadikan ukuran asset sebagai pembeda nyata pengalaman pengguna. Ukuran gambar yang lebih kecil mempercepat page speed, yang berkorelasi positif dengan conversion rate. Dokumentasi resmi format ini tersedia di web.dev WebP Guide.

Pertanyaan Umum

Apakah semua browser mendukung WebP?

Per April 2026, dukungan WebP sudah universal di browser modern. Untuk safety net, Next.js Image component otomatis menyajikan format fallback ke browser lama.

WebP atau AVIF, mana yang lebih baik?

AVIF memberi kompresi lebih baik (50-60% dari JPEG) namun butuh CPU lebih tinggi untuk decoding. WebP saat ini menjadi sweet spot antara kompresi, kompatibilitas, dan performa decoding.