Digital Marketing

CLV/LTV (Customer Lifetime Value)

CLV atau LTV adalah estimasi total pendapatan yang dihasilkan satu pelanggan selama hubungannya dengan bisnis, dipakai untuk menentukan batas atas anggaran akuisisi dan strategi retensi.

Vito Atmo
Vito Atmo·4 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Customer Lifetime Value (CLV) atau Lifetime Value (LTV) adalah perkiraan total pendapatan dari satu pelanggan sepanjang relasinya dengan bisnis. Marketer pakai angka ini untuk menentukan berapa boleh keluar di CAC tanpa rugi, dan kapan investasi retensi lebih menguntungkan dibanding akuisisi baru.

Apa itu CLV/LTV?

CLV (Customer Lifetime Value) dan LTV (Lifetime Value) adalah istilah yang sering dipakai bergantian. Keduanya mengukur estimasi total uang yang akan dihasilkan satu pelanggan selama mereka tetap aktif. Angka ini bukan ramalan absolut, melainkan rata-rata berbasis data historis transaksi, frekuensi pembelian, dan durasi retensi. Tanpa CLV, marketer cenderung menilai kampanye hanya dari pembelian pertama dan melewatkan kontribusi pelanggan jangka panjang.

Cara Hitung CLV (Versi Praktis)

Rumus paling umum di praktik bisnis Indonesia:

KomponenRumusContoh SaaS
ARPU per bulanTotal pendapatan / jumlah pelanggan aktifRp 250.000
Gross margin(Pendapatan, COGS) / Pendapatan70%
Churn bulananPelanggan keluar / pelanggan awal5%
CLV(ARPU x Margin) / Churn(250.000 x 0,7) / 0,05 = Rp 3,5 juta

Untuk e-commerce: CLV = Rata-rata Order Value x Frekuensi pembelian per tahun x Tahun retensi rata-rata x Margin.

Kenapa Penting?

CLV menentukan plafon CAC. Praktik standar di industri SaaS menyebut rasio LTV:CAC sehat di kisaran 3:1, di bawah 1:1 berarti rugi setiap akuisisi. Untuk e-commerce Indonesia, rasio ini sering dipakai untuk menilai apakah kampanye Meta Ads atau TikTok Ads layak di-scale. Lihat CAC untuk pasangan metriknya.

Pertanyaan Umum

Apa beda CLV dan LTV?

Tidak ada perbedaan substansial, sebagian tim pakai CLV (Customer Lifetime Value), sebagian pakai LTV (Lifetime Value). Pastikan tim sepakat satu definisi.

Berapa rasio LTV:CAC yang dianggap sehat?

Acuan industri SaaS adalah 3:1, di bawah 1:1 indikasi rugi. Angka ideal bervariasi tergantung industri dan tahap bisnis.

Bagikan